Kabar Gembira! Harga Pangan Kompak Turun: Beras Premium Rp15.918/Kg, Cabai Rawit Rp47.257/Kg
Mayoritas harga pangan pokok di tingkat konsumen, termasuk beras premium dan cabai rawit, menunjukkan tren penurunan signifikan. Simak data lengkap harga pangan terbaru dari Bapanas!
Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan utama di tingkat konsumen. Data terbaru yang dirilis menunjukkan adanya kabar baik bagi masyarakat, di mana beberapa kebutuhan pokok mengalami koreksi harga.
Penurunan ini tercatat pada Minggu, 21 September, pukul 09.40 WIB, berdasarkan Panel Harga Bapanas yang menjadi acuan nasional. Data ini memberikan gambaran terkini mengenai stabilitas harga pangan di pasaran.
"Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga beras premium di tingkat konsumen turun menjadi Rp15.918 per kilogram dari sebelumnya Rp15.956 per kg, begitu pun cabai rawit merah Rp47.257 per kg dari sebelumnya Rp47.713 per kg," demikian pernyataan resmi Bapanas.
Penurunan Harga Beras dan Komoditas Utama Lainnya
Penurunan harga pangan tidak hanya terjadi pada beras premium, tetapi juga merambah ke jenis beras lainnya. Beras medium kini dibanderol Rp13.674 per kg, turun dari Rp13.852 per kg sebelumnya. Sementara itu, beras SPHP (Stabilitas Pasokan Harga Pangan) juga mengalami penurunan menjadi Rp12.490 per kg dari Rp12.544 per kg.
Selain beras, beberapa komoditas strategis lainnya juga menunjukkan tren positif. Harga jagung untuk peternak tercatat Rp6.489 per kg, lebih rendah dari Rp6.650 per kg. Kedelai biji kering impor pun mengalami penurunan, kini di harga Rp10.688 per kg dari Rp10.715 per kg.
Perkembangan harga pangan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Stabilitas harga komoditas utama menjadi perhatian serius pemerintah untuk menjaga daya beli.
Cabai, Bawang, dan Daging Ikut Turun
Sektor bumbu dapur dan protein hewani juga tidak luput dari penurunan harga. Bawang merah kini dihargai Rp39.261 per kg, turun dari Rp40.221 per kg. Bawang putih bonggol juga mengalami koreksi harga menjadi Rp36.496 per kg dari Rp37.199 per kg.
Komoditas cabai juga menunjukkan penurunan yang signifikan. Cabai merah keriting tercatat Rp59.025 per kg, turun dari Rp59.566 per kg, dan cabai merah besar kini Rp48.507 per kg dari Rp48.818 per kg.
Harga daging sapi murni juga turun menjadi Rp135.078 per kg dari Rp135.346 per kg. Daging ayam ras kini Rp38.027 per kg dari Rp38.180 per kg, dan telur ayam ras Rp29.528 per kg dari Rp29.800 per kg. Penurunan harga pangan ini memberikan angin segar bagi konsumen.
Gula, Minyak, dan Tepung Juga Lebih Murah
Beberapa kebutuhan pokok rumah tangga lainnya juga mengalami penurunan harga. Gula konsumsi kini berada di angka Rp17.900 per kg, turun dari Rp18.071 per kg. Minyak goreng kemasan juga mengalami koreksi harga menjadi Rp20.665 per liter dari Rp20.846 per liter.
Minyakita, produk minyak goreng subsidi pemerintah, juga menunjukkan penurunan harga menjadi Rp17.283 per liter dari Rp17.436 per liter. Namun, minyak goreng curah justru sedikit naik menjadi Rp17.280 per liter dari Rp17.532 per liter.
Tepung terigu juga mengalami penurunan harga. Tepung terigu curah kini Rp9.564 per kg dari Rp9.729 per kg, sedangkan tepung terigu kemasan turun menjadi Rp12.828 per kg dari Rp12.970 per kg.
Beberapa Komoditas Ikan dan Garam Menunjukkan Variasi
Di sektor perikanan, tren harga pangan menunjukkan variasi. Ikan kembung justru mengalami sedikit kenaikan harga menjadi Rp42.195 per kg dari Rp41.896 per kg. Ikan tongkol juga naik tipis menjadi Rp34.779 per kg dari Rp34.741 per kg.
Namun, ikan bandeng menunjukkan penurunan harga menjadi Rp34.535 per kg dari Rp35.370 per kg. Garam konsumsi juga lebih murah, yakni Rp11.487 per kg dari Rp11.587 per kg.
Daging kerbau beku impor juga turun menjadi Rp102.926 per kg dari Rp104.729 kg. Daging kerbau segar lokal juga mengalami penurunan menjadi Rp139.524 per kg dari Rp141.330 per kg. Fluktuasi harga pangan ini terus dipantau oleh Bapanas.
Sumber: AntaraNews