Hilirisasi Kakao Berau Tembus Pasar Global, Ekspor ke Amerika dan Prancis
Kabupaten Berau sukses melakukan hilirisasi kakao melalui fermentasi, berhasil menembus pasar global dengan ekspor ke Amerika dan Prancis, sekaligus meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah yang memiliki cita rasa khas.
Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, secara konsisten melakukan hilirisasi kakao, khususnya melalui proses fermentasi, sebagai strategi utama untuk menjaga kontinuitas pasar global. Upaya ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah, menargetkan pasar di Benua Amerika dan Eropa yang telah menjadi tujuan ekspor sebelumnya.
Produk fermentasi kakao dari Kampung Merasa, Berau, telah dikembangkan sejak beberapa tahun lalu, menunjukkan komitmen panjang daerah ini terhadap kualitas. Pada tahun 2021, produk kakao ini berhasil lolos seleksi nasional untuk ajang bergengsi Cocoa of Excellence di Paris, Prancis, sebuah pengakuan awal atas kualitasnya.
Keberhasilan ini berlanjut dengan peluncuran Single Origin Cekelat Kampung Merasa 74% pada tahun 2023. Di tahun yang sama, Berau juga mencatat ekspor kakao fermentasi ke Amerika Serikat, dan pada tahun ini kembali melakukan ekspor ke Prancis, menegaskan posisi kakao Berau di kancah internasional.
Pengakuan Kualitas dan Daya Saing Kakao Berau di Kancah Internasional
Pada tahun 2023, Kabupaten Berau berhasil mengekspor 15 ton kakao fermentasi ke Amerika Serikat, menunjukkan minat pasar yang signifikan terhadap produk ini. Selain pasar ekspor, biji kakao Berau juga diminati di pasar lokal hingga nasional, memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Terbaru, pada Selasa pekan ini, Berau kembali mengekspor 10 ton biji kakao fermentasi ke Prancis, membuktikan daya saing komoditas unggulan daerah ini di Eropa. Ekspor ini menjadi bukti nyata tingginya minat pasar dunia terhadap kakao Berau, yang dikenal memiliki karakter rasa khas perpaduan pahit dengan sentuhan asam segar yang seimbang.
Cita rasa unik ini sangat diminati oleh produsen cokelat premium di seluruh dunia. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa pengakuan terhadap kualitas kakao Berau tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari industri cokelat kelas dunia. Salah satu produsen cokelat ternama asal Prancis, Valrhona, dikenal menggunakan biji kakao berkualitas tinggi untuk aneka produknya dan mengakui kualitas kakao dari Berau.
Strategi dan Prospek Pengembangan Industri Kakao Berau
Dengan banyaknya pengakuan dan tingginya permintaan pasar, industri kakao Berau memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan produksi dan memperluas jangkauan ekspor. Potensi ini mencakup ekspor biji fermentasi premium maupun produk olahan bernilai tambah, yang dapat lebih jauh meningkatkan perekonomian daerah.
Industri kakao Berau memiliki prospek besar dalam memperkuat struktur ekonomi daerah dengan dukungan berbagai faktor. Ini termasuk teknologi budidaya yang canggih, akses pembiayaan yang memadai, sertifikasi keberlanjutan, serta kolaborasi internasional yang erat. Faktor-faktor ini penting untuk menjadikan produk kakao Berau bagian integral dari rantai pasok kakao premium global.
Bupati Sri Juniarsih Mas juga mendorong Dinas Perkebunan Berau, bersama seluruh perangkat daerah terkait, untuk lebih fokus mengembangkan potensi kakao. Pengembangan ini mencakup kakao yang diproduksi secara mandiri oleh pekebun, melalui bantuan pemerintah, maupun kakao yang dikembangkan di perhutanan sosial. Fokus utama adalah standarisasi fermentasi, teknik pengeringan yang tepat, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani, yang menjadi kunci kontinuitas ekspor.
Sumber: AntaraNews