Festival Rujak Uleg 2026: Magnet Wisata Surabaya yang Memukau Ribuan Pengunjung
Antusiasme luar biasa menyelimuti Festival Rujak Uleg 2026 di Surabaya, sukses menarik ribuan wisatawan dan memperkuat kebersamaan warga sebagai event unggulan Kemenpar.
Surabaya kembali menjadi pusat perhatian dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Rujak Uleg 2026, yang menjelma menjadi pesta rakyat sekaligus magnet wisata. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Sabtu malam, 10 Mei 2026, untuk merayakan warisan kuliner khas Kota Pahlawan. Antusiasme yang begitu besar ini menunjukkan daya tarik festival yang tak lekang oleh waktu, menjadikannya agenda yang selalu dinanti.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan rasa harunya melihat partisipasi masyarakat yang luar biasa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, Festival Rujak Uleg bukan sekadar acara tahunan, melainkan sebuah ruang kebersamaan yang menyatukan seluruh warga Surabaya tanpa memandang latar belakang. Festival ini juga merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-733 Kota Surabaya (HJKS), sebuah bentuk nyata pelestarian budaya dan kuliner lokal.
Festival Rujak Uleg 2026 tahun ini mengusung tema inovatif “Rujak Phoria”, terinspirasi dari semangat perhelatan olahraga dunia. Nuansa sepak bola turut dihadirkan melalui dekorasi, atribut, hingga lomba fashion show bertajuk Sport Fashion dan Surabaya World Fashion Carnival. Inovasi ini berhasil menciptakan atmosfer meriah yang berbeda, sekaligus mendekatkan festival dengan generasi muda.
Semangat Kebersamaan dan Pelestarian Budaya
Festival Rujak Uleg telah lama menjadi simbol kebersamaan dan keguyuban warga Surabaya. Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa kekuatan utama festival ini terletak pada semangat kolektif masyarakat yang menjadikannya ikon kota. Partisipasi aktif dari warga lokal maupun pengunjung dari berbagai daerah di Jawa Timur membuktikan bahwa acara ini berhasil menciptakan ikatan sosial yang kuat.
Acara ini tidak hanya sekadar perayaan kuliner, tetapi juga wadah untuk melestarikan tradisi dan warisan budaya. Rujak uleg, sebagai hidangan khas, menjadi media untuk mengenalkan kekayaan kuliner Surabaya kepada khalayak luas. Dengan demikian, festival ini berperan penting dalam menjaga identitas budaya Kota Pahlawan.
Inovasi "Rujak Phoria" Tarik Generasi Muda
Tema “Rujak Phoria” pada Festival Rujak Uleg 2026 menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi generasi muda. Inspirasi dari semangat olahraga dunia, khususnya sepak bola, diwujudkan dalam berbagai elemen festival. Mulai dari dekorasi yang semarak, atribut yang relevan, hingga lomba fashion show bertema Sport Fashion dan Surabaya World Fashion Carnival, semuanya dirancang untuk menarik perhatian.
Atmosfer yang meriah dan sentuhan modern ini membuat Festival Rujak Uleg tahun ini terasa lebih segar dan dinamis. Pendekatan ini berhasil menjembatani tradisi dengan minat kontemporer, memastikan bahwa warisan budaya tetap relevan dan menarik bagi semua kalangan usia. Inovasi semacam ini penting untuk keberlanjutan dan popularitas event budaya di masa mendatang.
Festival Rujak Uleg dalam Karisma Event Nusantara
Keistimewaan Festival Rujak Uleg semakin bertambah dengan masuknya acara ini ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Sejak tahun 2023, festival ini telah menjadi bagian dari daftar event unggulan nasional, dan tahun 2026 menandai partisipasi ketiganya.
Tidak hanya Festival Rujak Uleg, event unggulan Surabaya lainnya, Surabaya Vaganza, juga berhasil masuk dalam daftar 125 event terbaik nasional tahun ini. Pencapaian ganda ini merupakan kebanggaan besar bagi Kota Surabaya dan Jawa Timur, seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Kemenpar, Eni Komiarti.
Wali Kota Eri Cahyadi optimistis bahwa masuknya agenda-agenda ini ke dalam KEN akan memberikan dampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan dan pergerakan ekonomi daerah. “Ketika sebuah event masuk KEN, dampaknya sangat besar. Wisatawan akan semakin banyak datang ke Surabaya,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menjadikan Surabaya sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif.
Sumber: AntaraNews