Pecahkan Rekor Pelelangan, Berlian Langka dari Afrika Terjual Rp 303 Miliar Lebih Cuma Dalam Sekejap
Berlian yang sangat langka dengan berat 5,5 karat ini memiliki bentuk potongan segitiga yang menawan.
Sebuah berlian yang sangat langka telah mencetak rekor dalam pelelangan. Berlian yang dikenal sebagai Ocean Dream, dengan potongan segitiga seberat 5,5 karat, berhasil terjual dengan harga lebih dari 13,5 juta franc Swiss (setara dengan lebih dari Rp303 miliar) dalam acara lelang yang diadakan oleh Balai Lelang Christie's pada Rabu, 13 Mei 2026. Christie's mengklaim bahwa harga ini merupakan rekor untuk jenis batu permata yang sama yang dijual di lelang.
Berlian berwarna biru-hijau yang cerah ini ditemukan di Afrika Tengah pada tahun 1990-an. Harga penjualannya jauh melampaui perkiraan awal yang berkisar antara 7 hingga 10 franc (sekitar Rp157,6 miliar hingga Rp227,7 miliar).
Menurut laporan Kyodo News pada Kamis, 14 Mei 2026, Rahul Kadakia, presiden Christie's Asia Pasifik, menyatakan bahwa pembeli berlian tersebut adalah klien pribadi yang tidak ingin disebutkan namanya. Proses penjualan berlangsung sekitar 20 menit, yang menunjukkan tingginya minat terhadap berlian ini.
Harga yang dicapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan harga sekitar USD 8,5 juta yang diperoleh berlian tersebut saat dipamerkan di antara koleksi berlian berwarna langka di Pameran Smithsonian Splendour of Diamonds pada tahun 2003, dan saat dijual di Christie's pada tahun 2014.
"Hasil yang luar biasa, layak untuk berlian biru-hijau terlangka di dunia," ungkap Tobias Kormind, direktur pelaksana toko perhiasan online 77 Diamonds, dalam pernyataannya.
Namun, nasib yang berbeda dialami oleh sebuah berlian biru cerah seberat enam karat yang dilelang di Sotheby's Jenewa pada Selasa, 12 Mei 2026.
"Meskipun berlian tersebut tidak berhasil terjual selama lelang, kami kini sedang berdiskusi dengan beberapa pihak yang berminat dan yakin bahwa berlian itu akan segera menemukan pemilik baru," kata Sotheby's dalam pernyataan resmi mereka.
Ketertarikan Kolektor Berlian
Rumah lelang tersebut menginformasikan bahwa batu langka yang diambil dari tambang Cullinan yang terkenal di Afrika Selatan diperkirakan akan terjual dengan harga pra-penjualan antara 7,2 juta hingga 9,6 juta franc, yang setara dengan sekitar Rp161,5 miliar hingga Rp215,4 miliar. Kedua rumah lelang menyatakan bahwa minat para kolektor terhadap berlian berwarna langka semakin meningkat, meskipun jenis berlian ini hanya merupakan sebagian kecil dari total berlian yang ditambang di seluruh dunia.
Membahas tentang berlian, tidak dapat dipungkiri bahwa koleksi keluarga Ambani menjadi sorotan banyak orang. Salah satu contohnya adalah saat Nita Ambani mengenakan perhiasan tersebut pada acara Gala TIME100 yang berlangsung pada 23 April 2026.
Mengutip dari People pada Senin, 27 April 2026, istri miliarder India Mukesh Ambani itu terlihat anggun di karpet merah dengan kalung yang memiliki berlian besar, yang dikaitkan dengan garis keturunan Nizami, sebagaimana dinyatakan dalam siaran pers.
Batu permata yang sangat megah ini adalah berlian potongan mawar berwarna merah muda dan cokelat, seberat 101 karat, yang dikelilingi oleh enam baris mutiara Basra alami, yang juga tergolong sangat langka.
Harta Karun Keluarga Ambani
"Berlian ini benar-benar unik, terletak di persimpangan antara sejarah dan kelangkaan, menjadi harta karun kolektor yang tak tergantikan, hanya bisa dikagumi karena karakter abadi dan kehalusan individualitasnya," demikian pernyataan dalam rilis tersebut.
Nita juga mengenakan anting-anting mutiara dan cincin mencolok, yang menampilkan berlian berbentuk buah pir berwarna merah muda, dikelilingi oleh lingkaran berlian pavé. Keseluruhan perhiasan tersebut dirancang untuk melengkapi busananya, yaitu kombinasi saree Banarasi yang ditenun dengan tangan dari Swadesh (inisiatifnya yang mendukung seni dan kerajinan India), serta blus yang dibuat secara hand-made oleh desainer India, Manish Malhotra.
Pada acara yang berlangsung di Jazz at Lincoln Center, Ambani, pendiri dan ketua Reliance Foundation, mengumumkan peluncuran TIME100 Next India, yang merupakan edisi terbaru dari franchise TIME100 Next. Nita dan Mukesh, ketua Reliance Industries, dikaruniai tiga anak: si kembar Akash dan Isha, serta putra bungsu Anant, yang terkait dengan pernikahan megah dan berkilau dengan pewaris perusahaan farmasi, Radhika Merchant.
Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi keluarga Ambani, tetapi juga menandai langkah besar dalam dunia bisnis dan filantropi di India.
Penemuan batu rubi yang langka terjadi di Myanmar
Sebuah batu rubi langka ditemukan di lokasi yang tak terduga, yaitu Myanmar, yang merupakan negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara. Batu tersebut memiliki berat lima pon atau sekitar 2,27 kg, dengan ukuran mencapai 11 ribu karat. Menurut laporan dari media pemerintah setempat yang dirilis pada Jumat, 8 Mei 2026, batu rubi itu ditemukan di dekat Kota Mogok, sebuah daerah yang terletak di tengah industri pertambangan permata yang menguntungkan, meskipun wilayah tersebut juga dilanda konflik perang sipil.
Penemuan batu rubi langka ini terjadi tepat setelah perayaan Festival Tahun Baru di Myanmar pada April 2026. Batu permata yang sangat berharga ini kemudian diresmikan oleh Presiden Myanmar, Min Aung Hlaing, di kantornya yang berada di Naypyidaw, seperti yang dilaporkan oleh media pemerintah Global New Light Myanmar. Dalam laporan yang dikutip oleh NY Post pada Senin, 11 Mei 2026, ditemukan bahwa rubi ini merupakan yang terbesar kedua yang pernah ditemukan di Myanmar. Meskipun beratnya hanya sekitar setengah dari rubi terbesar yang pernah ditemukan di negara itu, yakni batu seberat 21.450 karat pada tahun 1996, rubi yang baru ditemukan ini dianggap lebih berharga karena warna dan kualitasnya yang lebih unggul.