Festival Buah Eksotik Jepara: Dorong Agrobisnis dan Ekonomi Lokal
Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar Festival Buah Eksotik Jepara untuk memajukan sektor pertanian, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, dan menjadikan Jepara destinasi agrowisata unggulan.
Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, terus berupaya memajukan sektor pertanian sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi agrobisnis lokal. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan "Festival Buah Eksotik Jepara" yang digelar di Alun-Alun 1 Jepara. Acara ini menjadi magnet bagi masyarakat dan pelaku usaha, menunjukkan komitmen daerah terhadap pengembangan sektor pertanian.
Festival yang berlangsung mulai Jumat, 16 Januari 2026, hingga Minggu, 18 Januari 2026, ini memiliki tujuan yang jelas. Selain memajukan sektor pertanian, kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan nilai ekonomi produk khas Jepara. Dengan demikian, Jepara tidak hanya dikenal sebagai kota ukir, tetapi juga sebagai destinasi agrowisata dan sentra buah-buahan berkualitas.
Staf Ahli Bupati Jepara Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Samiaji, mewakili Bupati Jepara, menyampaikan apresiasi pada pembukaan festival. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari strategi pembangunan sektor pertanian dan promosi produk unggulan daerah. Seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival juga mendapat penghargaan atas kontribusinya.
Mendorong Agrobisnis dan Visi Pembangunan Daerah
Penyelenggaraan Festival Buah Eksotik Jepara merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Jepara untuk memajukan sektor pertanian dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal. Samiaji menyatakan bahwa festival ini bertujuan menjadikan Jepara sebagai destinasi agrowisata dan sentra buah-buahan berkualitas, melengkapi identitasnya sebagai kota ukir.
Festival ini juga menjadi bagian integral dari strategi pembangunan sektor pertanian dan promosi produk unggulan daerah. Samiaji menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana memotivasi petani agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat sinergi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan "Festival Buah Eksotik Jepara" ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Jepara MULUS (Maju, Unggul, Lestari). Pemerintah Kabupaten Jepara berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan unggulan di Kabupaten Jepara. Selain itu, generasi muda juga didorong agar tertarik pada dunia pertanian dan industri kreatif.
Optimalisasi Potensi Pertanian dan Dukungan UMKM
Ketua Panitia Festival Buah Eksotik Jepara, Isnul Aini Abdillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap optimalisasi potensi pertanian Jepara. Tujuannya agar potensi tersebut semakin dikenal di tingkat nasional. Ia berharap produk-produk yang dipamerkan dalam festival ini memiliki nilai tambah dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Festival ini tidak hanya menampilkan pameran buah dan bibit dari berbagai wilayah di Jepara, tetapi juga diramaikan dengan beragam kegiatan pendukung. Berbagai aktivitas menarik ditawarkan kepada pengunjung, mulai dari edukasi pertanian, bazar kuliner, pertunjukan musik, kegiatan sosial, hingga pembagian bibit pohon buah secara gratis.
Anggota DPR RI, Jamaludin Malik, turut mengapresiasi penyelenggaraan Festival Buah Eksotik Jepara sebagai sarana promosi potensi pertanian kepada masyarakat luas. Ia menegaskan pentingnya peran negara dalam mendukung sektor pertanian, khususnya terkait permodalan dan perluasan akses pasar bagi produk pertanian lokal.
Ragam Aktivitas dan Manfaat Ekonomi Lokal
Festival Buah Eksotik Jepara menawarkan berbagai aktivitas menarik yang dirancang untuk edukasi dan hiburan bagi pengunjung. Pengunjung dapat menikmati pameran buah-buahan eksotis dan bibit tanaman dari berbagai daerah di Jepara. Selain itu, ada bazar kuliner yang menyajikan berbagai olahan makanan khas, serta pertunjukan musik yang menambah semarak suasana festival.
Salah satu agenda penting dalam festival ini adalah seminar pertanian gratis yang terbuka untuk umum, dijadwalkan pada 17 Januari. Seminar ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan motivasi bagi para petani serta masyarakat yang tertarik pada dunia pertanian. Pembagian bibit pohon buah secara gratis juga menjadi daya tarik tersendiri, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam gerakan penghijauan dan budidaya.
Jenis buah yang dipamerkan sangat beragam, mencakup durian, rambutan, alpukat, belimbing, melon, nanas, dan kelapa, menunjukkan kekayaan agrobisnis Jepara. Dengan adanya festival ini, diharapkan terjadi peningkatan nilai tambah pada produk pertanian lokal dan terciptanya peluang ekonomi baru bagi UMKM. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian.
Sumber: AntaraNews