Fakta Unik: Pemeriksaan Kargo Bandara Lombok Kini Lebih Cepat, Pangkas Waktu Pengiriman Internasional
Bandara Internasional Lombok kini memiliki Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) untuk kargo internasional. Simak bagaimana Pemeriksaan Kargo Bandara Lombok ini memangkas waktu dan biaya logistik!
PT Angkasa Pura Bandara Internasional Lombok telah meresmikan Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) untuk pengiriman kargo internasional. Fasilitas baru ini berlokasi di Gedung Kargo Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pemeriksaan keamanan penerbangan dan logistik.
Peresmian TPFT ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2020. Inpres tersebut berfokus pada penataan ekosistem logistik nasional. Dengan adanya TPFT, diharapkan proses pemeriksaan fisik barang kargo internasional menjadi lebih efisien.
General Manager Bandara Lombok, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan bahwa TPFT berfungsi sebagai pusat pemeriksaan terpadu. Instansi seperti karantina, pabean, dan keamanan penerbangan kini dapat berkolaborasi di satu lokasi. Ini akan memangkas waktu serta mengurangi biaya arus barang dalam perdagangan internasional.
Efisiensi dan Kolaborasi dalam Ekosistem Logistik
Millyas menekankan bahwa TPFT ini mengintegrasikan pemeriksaan dari berbagai instansi terkait. Ini termasuk karantina, pabean, dan keamanan penerbangan. Semua proses kini dilakukan di satu lokasi terpadu di Gedung Kargo Bandara Lombok.
"Dengan adanya proses pemeriksaan fisik barang kargo Internasional oleh instansi terkait di satu lokasi dapat menyingkat proses pengiriman kargo Internasional di bandara serta mengurangi biaya arus barang dalam perdagangan internasional," ujar Millyas. Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam peningkatan efisiensi.
Pelayanan terpadu ini merupakan hasil sinergi kuat antar instansi. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi waktu dan biaya dalam layanan karantina dan kepabeanan. Selain itu, aspek keamanan penerbangan juga menjadi prioritas utama.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah para eksportir. Proses pemeriksaan fisik barang yang akan dikirim menjadi lebih cepat dan terjamin keamanannya. Ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menghilangkan hambatan logistik.
Meningkatkan Daya Saing Ekspor dan Perekonomian Lokal
Kemudahan layanan pemeriksaan fisik barang kargo internasional secara terpadu diharapkan menarik minat eksportir. Ini akan berdampak positif pada peningkatan jumlah pengiriman kargo internasional. Bandara Lombok berkomitmen penuh untuk mendukung ini.
"Kami senantiasa berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menghilangkan hambatan dan mengurangi biaya arus barang dalam perdagangan Internasional," kata Millyas. Komitmen ini sejalan dengan visi pemerintah pusat.
Peningkatan aktivitas ekspor melalui Bandara Lombok diharapkan secara langsung meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Khususnya, masyarakat Nusa Tenggara Barat akan merasakan dampak positifnya. Ini adalah langkah konkret untuk pertumbuhan ekonomi.
Millyas berharap inisiatif ini dapat memberikan kontribusi signifikan. "Semoga ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," pungkasnya, menunjukkan optimisme terhadap masa depan logistik di NTB.
Sumber: AntaraNews