Bank Sumut Layani Penukaran Riyal Haji di Embarkasi Medan, Mudahkan Jemaah Sumatera Utara
Bank Sumut menyediakan layanan penukaran mata uang Riyal Arab Saudi di Embarkasi Medan, memfasilitasi kebutuhan finansial jemaah calon haji asal Sumatera Utara untuk ibadah haji 2026.
PT Bank Sumut (Perseroda) hadir memberikan kemudahan bagi jemaah calon haji reguler asal Sumatera Utara dengan menyediakan layanan penukaran mata uang Riyal Arab Saudi (SAR) langsung di Embarkasi Medan. Fasilitas ini beroperasi selama fase pemberangkatan jemaah, memastikan aksesibilitas finansial yang optimal bagi para calon tamu Allah. Kehadiran layanan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan mata uang asing jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci, mengurangi kerepotan dan memberikan ketenangan dalam persiapan ibadah.
Petugas Bank Sumut Kantor Cabang Koordinator Medan, Davi Baihaqi, menjelaskan bahwa layanan ini telah menyiapkan lebih dari 200 paket penukaran selama 20 hari fase pemberangkatan. Layanan penukaran Riyal ini tersedia mulai dari kelompok terbang (kloter) 1 hingga 17 Embarkasi Medan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Bank Sumut dalam mendukung kelancaran ibadah haji bagi masyarakat Sumatera Utara.
Setiap paket penukaran dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan jemaah, mulai dari jumlah kecil hingga besar. Penukaran ini merupakan bagian dari layanan eksekutif yang diberikan Bank Sumut Syariah di Lounge Hajj 2026, yang berlokasi strategis di Asrama Haji Medan. Hal ini memberikan nilai tambah bagi nasabah Bank Sumut yang akan menunaikan ibadah haji.
Kemudahan Penukaran Riyal di Embarkasi Medan
Bank Sumut menawarkan berbagai pilihan penukaran mata uang Riyal Arab Saudi untuk jemaah calon haji. Davi Baihaqi menyebutkan bahwa satu paket penukaran standar berisi 250 SAR, setara dengan Rp1.210.000. Sementara itu, paket penukaran tertinggi mencapai 2.500 SAR, dengan nilai tukar sekitar Rp12,10 juta, memberikan fleksibilitas bagi jemaah sesuai kebutuhan masing-masing.
Permintaan penukaran Riyal menunjukkan fluktuasi harian yang bervariasi. Pada hari pertama, tercatat 12 paket penukaran, lalu meningkat menjadi 41 paket di hari kedua, dan 16 paket di hari ketiga. Fluktuasi ini menunjukkan respons jemaah yang dinamis terhadap layanan yang disediakan Bank Sumut di lokasi Embarkasi Medan.
Layanan penukaran ini bukan sekadar transaksi, tetapi juga merupakan bagian dari fasilitas eksekutif yang diberikan kepada nasabah Bank Sumut. Fasilitas ini tersedia di Lounge Hajj 2026 Bank Sumut Syariah yang terletak di Asrama Haji Medan. Ini menegaskan upaya Bank Sumut untuk memberikan pelayanan prima kepada jemaah calon haji.
Dukungan Finansial dan Edukasi Haji dari Bank Sumut
Selain layanan penukaran, jemaah calon haji reguler Indonesia pada tahun 2026 juga menerima uang saku atau living cost sebesar 750 SAR per orang. Uang saku ini diberikan dalam bentuk mata uang Riyal Arab Saudi, memastikan jemaah memiliki bekal yang cukup untuk kebutuhan operasional di Tanah Suci. Dana ini juga dipersiapkan untuk kebutuhan harian tambahan serta pemenuhan kewajiban pembayaran DAM atau denda haji jika diperlukan.
Bank Sumut juga telah proaktif dalam memberikan edukasi kepada calon jemaah melalui kegiatan manasik haji. Penukaran uang SAR juga telah dilakukan sewaktu manasik haji akbar yang diikuti oleh 1.661 calon haji. Kegiatan ini merupakan nasabah Tabungan Smart IB Makbul Bank Sumut Syariah pada 31 Maret hingga 8 April lalu, menunjukkan persiapan komprehensif yang diberikan Bank Sumut.
Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mencatat bahwa total 5.922 calon haji asal Sumatera Utara akan diberangkatkan. Mereka terbagi dalam 17 kelompok terbang yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci antara 22 April hingga 11 Mei 2026. Ini menunjukkan skala besar operasional haji yang didukung oleh Bank Sumut.
Apresiasi Wamenhaj terhadap Inisiatif Bank Sumut
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif PT Bank Sumut (Perseroda). Dahnil menilai Bank Sumut lebih maju karena telah menggelar Manasik Haji Akbar 1447 H/2026 M. Hal ini disampaikan Dahnil setelah menutup acara Manasik Haji Akbar tersebut di Asrama Haji Medan pada Selasa (7/4).
Dahnil menjelaskan bahwa banyak bank syariah lain juga melakukan hal serupa, namun Bank Sumut dianggap lebih advance atau maju. Kemajuan ini terletak pada komitmen Bank Sumut untuk secara rutin menyelenggarakan manasik haji bagi nasabahnya setiap tahun. Ini berbeda dengan beberapa bank syariah daerah lain yang tidak selalu mengadakan kegiatan serupa.
Wamenhaj berharap Bank Sumut, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, akan terus berkomitmen pada agenda-agenda perhajian. Inisiatif seperti ini tidak hanya membantu jemaah secara praktis tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah. Komitmen ini penting untuk mendukung kelancaran ibadah haji secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews