Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) telah menyiapkan 120 titik layanan penukaran uang tunai. Inisiatif ini bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Langkah ini merupakan bagian dari kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Program ini menunjukkan komitmen BI Sulsel dalam menyediakan uang layak edar bagi warga di berbagai wilayah.
Peningkatan jumlah titik layanan ini seiring dengan proyeksi kenaikan kebutuhan uang kartal sebesar 5 persen secara tahunan. Total kebutuhan diproyeksikan mencapai Rp4,5 triliun untuk periode tersebut, didorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Kepala KPw BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menyatakan bahwa melalui kegiatan SERAMBI 2026, pihaknya menyiapkan 26.143 paket penukaran uang baru. Jumlah ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 61 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat 16.243 paket.
Peningkatan ini selaras dengan estimasi kebutuhan uang kartal selama Ramadan 1447 H yang diperkirakan naik 5 persen secara tahunan. Kebutuhan tersebut mencapai Rp4,5 triliun, mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin menggeliat. Rizki Ernadi Wimanda juga menambahkan, “Peningkatan permintaan uang tunai ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat”.
BI Sulsel berkolaborasi dengan 31 bank di wilayah tersebut untuk berkomitmen melayani masyarakat. Kolaborasi ini memastikan ketersediaan uang layak edar melalui berbagai jenis layanan penukaran yang mudah diakses.
Advertisement
Advertisement
Layanan penukaran uang tunai ini terbagi dalam beberapa jenis untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Salah satunya adalah Layanan Penukaran Sinergi Perbankan yang menyediakan 7.000 paket penukaran. Layanan ini akan berlangsung dari 24 Februari hingga 13 Maret 2026 di 70 loket bank, termasuk 20 loket di Makassar dan 50 di luar Makassar.
Selain itu, terdapat Layanan Ritel Rumah Ibadah dengan 3.000 paket penukaran yang tersedia di 10 masjid. Layanan ini dijadwalkan pada 24 Februari hingga 10 Maret 2026, dengan 4 masjid di Makassar dan 6 di daerah seperti Kabupaten Gowa, Takalar, Enrekang, Pangkep, Malili, serta Kepulauan Selayar.
KPw BI Sulsel juga menyelenggarakan Layanan Terpadu yang menawarkan 12.000 paket penukaran pada 25 Februari hingga 12 Maret 2026. Lokasi layanan ini mencakup Gedung Balai Prajurit M Jusuf Makassar, Balla Lompoa Gowa, Masjid Al Markaz Maros, Gedung Amatoa Bulukumba, Islamic Center Parepare, Hotel Novena Bone, dan Pelataran Ruang Pola Kantor Wali Kota Palopo.
Advertisement
Tak hanya itu, Layanan Tematik bernama Serambi Phinisi akan menyediakan 600 paket penukaran pada 8 Maret 2026. Layanan ini secara khusus menyasar masyarakat di Pulau Tanakeke (Takalar), Pulau Lae-Lae, dan Pulau Barang Lompo, mendekatkan akses ke pulau-pulau terpencil.
Advertisement
Setiap warga yang ingin menukarkan uang dapat melakukannya dengan batas maksimal Rp5,3 juta per orang. Rincian pecahan yang bisa ditukarkan mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat.
Selain uang rupiah biasa, masyarakat juga berkesempatan menukarkan Uang Rupiah Khusus pecahan Rp75.000. Penukaran uang khusus ini dibatasi maksimal 200 lembar atau senilai Rp15 juta per orang, sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memastikan kelancaran proses, masyarakat diwajibkan memesan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id. Setelah pemesanan, mereka harus hadir sesuai jadwal dan lokasi yang tertera, serta membawa bukti pemesanan, KTP, dan uang tunai yang akan ditukarkan.
Advertisement
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan SERAMBI 2026. Menurutnya, program ini merupakan momen penting dalam menyediakan uang layak edar sekaligus menjaga tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) saat Idul Fitri.
Sumber: AntaraNews