Wajahnya Harus Dioperasi Plastik, Istri yang Dibakar Suami akan Dirujuk ke RSCM
Korban mengalami kesulitan dalam mendapatkan perawatan medis akibat tidak memiliki kartu layanan kesehatan.
Seorang wanita yang dikenal dengan inisial CAU (24) saat ini masih terbaring di rumah sakit. Dia mengalami luka parah akibat tindakan pembakaran yang dilakukan oleh suaminya sendiri di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Gang Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, menyatakan bahwa korban akan dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani operasi plastik serta perawatan intensif. Saat ini, korban dirawat di Rumah Sakit Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Ini rencana kita rujuk ke RSCM untuk mendapatkan penanganan secara medis. Karena seperti harus ada (alat), karena kan muka, jadi mungkin harus dilakukan operasi plastik," ungkap Kombes Alfian Nurrizal kepada wartawan pada Rabu (15/10/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya memprioritaskan keselamatan korban di atas segalanya. Korban sempat menghadapi kesulitan dalam mendapatkan pelayanan medis karena tidak memiliki kartu layanan kesehatan.
Menyikapi kondisi tersebut, pihak kepolisian segera turun tangan untuk membantu pengurusan agar korban dapat menerima perawatan yang dibutuhkan.
"Alhamdulillah dari pelayanan kesehatan bisa kita bantu," kata Alfian.
Dalam perkembangan kasus ini, ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas insiden tersebut. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.
"Soal pelaku kita sudah tahu ya, pelaku siapa. Nah iya (suaminya). Dalam rangka lidik, yang jelas kami kepolisian Polres Metro Jaktim sedang melakukan mengutamakan penyelamatan terhadap korban terlebih dahulu," tutupnya.
Pelaku Merusak Gerobak Bubur
Tahun lalu, Ance, seorang pelaku, sempat menjadi buronan pihak kepolisian. Dia terlibat dalam kasus perusakan gerobak bubur yang dipicu oleh sengketa kecil senilai Rp 5.000. Sejak peristiwa tersebut, Ance menghilang dari pandangan publik.
"Iya benar itu orangnya. Sejak itu tidak ada, pergi-pergi. Dia tidak di sini, tidak tahu tinggal di mana," ungkap seorang tetangga yang tinggal dekat rumah korban pada Rabu (15/10/2025).
Baru pada 13 Oktober 2025, Ance muncul kembali. Dia datang untuk mengunjungi neneknya, namun kunjungan tersebut berakhir dengan tragedi.
"Dia lagi jenguk omanya. Kemudian katanya curhat-curhat di kamar (sama istrinya), dia marah emosi," jelasnya.
Amarah Ance yang tak terkontrol membuatnya melakukan tindakan kekerasan terhadap istrinya.
"Langsung disiram terus dibakar. Ada luka di bagian wajah," tambahnya.
Suara gaduh dari dalam kamar membuat tetangga yang juga kerabatnya segera mendekati sumber suara. Mereka terkejut melihat korban dalam keadaan terbakar.
"Saudaranya datang menolong pada siramin air," kata dia.
Sementara itu, Ance telah melarikan diri dan hingga kini keberadaannya masih misterius. Masyarakat setempat mengenal Ance sebagai pribadi yang baik dan tidak memiliki masalah dengan lingkungan sekitar.
"Tiba-tiba ada polisi ramai. Senin, 13 Oktober siang jam 9-an," tutupnya.