Unik, Warga Kampung Ini Bawa Seserahan Pernikahan Mulai dari Kasur hingga Lemari
Tradisi itu dilaksanakan di Kampung Kereteg, Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sebuah video viral perjuangan pengantin di suatu pedesaan di Jawa Barat melaksanan tradisi disebut sebagai jajap pengantin. Tradisi itu dilaksanakan di Kampung Kereteg, Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Viral !! Perjuangan jajap pengantin di pedesaan Jawa Barat dari lemari hingga kulkas semua dibawa," tulis dalam judul video tersebut seperti dilihat merdeka.com, Minggu (14/9).
Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga membawa sejumlah seserahan atau parabotan. Orang tua hingga orang muda kompak membawa barang-barang milik pengantin.
Perabotan itu seperti lemari hingga seserahan lainnya dibawa dalam pernikahan tersebut. Bahkan tidak sedikit masyarakat ikut dalam acara pernikahan sepasang kekasih itu. Mereka berbondong-bondong berbaris dengan rapih sambil memegang seserahan.
Meski berjalan di jalan agak menurun dan banyak tikungan, rombongan tetap bersabar dan tidak keluar dari barisan untuk menuju ke lokasi pernikahan. Namun, seorang pengantin pria tidak ikut dalan barisan tersebut. Dia jalan terlebih dahulu dengan mengenakan baju kemeja putih dibalut jas serta celana bahan dan topi hingga sendal berwarna hitam.
"Nah ini pengantinnya sudah datang, tim jajapnya sampai di sana," ujar salah seorang pria yang merekam momen tersebut.
Diketahui, jajap pengantin merupakan istilah Sunda untuk proses penjemputan mempelai pria oleh pihak keluarga mempelai wanita, seringkali dengan membawa seserahan atau perlengkapan rumah tangga sebagai simbol keseriusan dan tanggung jawab pihak pria dalam pernikahan, serta untuk mengantar pria tersebut ke rumah pengantin wanita.