Tidak Banyak yang Tahu, ini Manfaat Kesehatan Makan Lidah Sapi dan Cara Memasaknya Agar Empuk
Lidah sapi mengandung banyak nutrisi, termasuk protein dan vitamin B12.
Bagi kamu yang suka mencoba kuliner yang berbeda, lidah sapi bisa menjadi pilihan yang menarik dan menggugah selera. Meskipun tidak semua orang mengenal bahan ini, banyak yang menyukai teksturnya yang lembut serta rasa gurih yang unik. Namun, sama seperti bagian jeroan lainnya, konsumsi lidah sapi sebaiknya dibatasi. Hal ini disebabkan oleh kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi, yang dapat memberikan efek negatif jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dalam jangka waktu lama.
Walaupun demikian, lidah sapi tetap memiliki berbagai manfaat. Daging ini kaya akan protein serta mengandung beragam vitamin dan mineral penting, seperti vitamin B12, zat besi, dan zinc, yang sangat bermanfaat bagi fungsi tubuh dan sistem imun. Dengan porsi yang tepat, lidah sapi dapat menjadi sumber nutrisi yang lezat dan menyehatkan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk menikmati hidangan ini sesekali sebagai variasi dalam pola makan yang seimbang.
Selanjutnya, apa saja manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari mengonsumsi lidah sapi? Dan bagaimana cara memasak lidah sapi agar empuk dan tidak berbau amis? Berikut ini adalah ulasannya yang dirangkum dari Liputan6.com berdasarkan sumber dari Livestrong, Kamis (5/6/2025).
Manfaat Lidah Sapi
Lidah sapi kaya akan kandungan zat besi dan zinc, yang keduanya sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Zinc berfungsi untuk meningkatkan sistem imun, sementara zat besi berperan dalam mencegah anemia, yang dapat menyebabkan rasa lelah dan lemas.
Selain itu, zat besi juga berkontribusi dalam proses produksi energi sel, sementara zinc mendukung penyembuhan luka. Dalam satu porsi lidah sapi matang seberat 3 ons (sekitar 85 gram), terdapat 3,5 mg zinc dan 2,2 mg zat besi. Jumlah ini sudah mencukupi sekitar 44% dari kebutuhan zinc harian untuk wanita dan 32% untuk pria. Sedangkan untuk zat besi, porsi tersebut memenuhi 28% dari kebutuhan harian pria dan 12% untuk wanita.
Lidah Sapi Mengandung Kolin dan Vitamin B12 yang Tinggi
Lidah sapi merupakan sumber yang kaya akan kolin dan vitamin B12, keduanya berkontribusi pada kesehatan sistem saraf. Vitamin B12 berfungsi dalam pembentukan mielin, yaitu lapisan pelindung yang melindungi serabut saraf, sementara kolin memiliki peranan penting dalam komunikasi antar sel saraf.
Dalam satu porsi lidah sapi, terkandung 2,7 mikrogram vitamin B12, yang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian orang dewasa yang hanya memerlukan 2,4 mikrogram. Selain itu, lidah sapi juga mengandung 132 mg kolin, yang memenuhi sekitar 24% dari kebutuhan harian pria dan 31% bagi wanita.
Sumber Protein Hewani yang Komprehensif
Lidah sapi adalah sumber protein yang kaya, mengandung semua asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Protein ini memiliki peran penting dalam proses pembangunan dan perbaikan jaringan tubuh, menjaga keseimbangan hormon, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh. Setiap 3 ons lidah sapi mengandung sekitar 16,4 gram protein, yang setara dengan 27% dari kebutuhan protein harian bagi individu dengan berat badan 75 kg. Oleh karena itu, lidah sapi menjadi pilihan makanan yang bergizi untuk mendukung kesehatan otot dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Lidah sapi Mengandung Lemak dan Kolesterol yang Tinggi
Meskipun memiliki kandungan gizi yang baik, lidah sapi juga mengandung lemak dan kolesterol dalam jumlah yang cukup signifikan. Dalam setiap porsi, lidah sapi mengandung total 19 gram lemak, di mana 6,9 gram di antaranya adalah lemak jenuh, yang hampir mencapai sepertiga dari asupan harian yang disarankan.
Selain itu, lidah sapi mengandung 112 mg kolesterol per porsi, yang setara dengan 37% dari batas harian yang dianjurkan. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Oleh karena itu, sebaiknya lidah sapi dimakan dalam porsi kecil dan tidak terlalu sering.
Tips Memasak Lidah Sapi Agar Empuk dan Tidak Berbau Amis
Untuk mendapatkan lidah sapi yang empuk dan menghilangkan bau amis yang sering menjadi masalah, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan. Pertama-tama, bersihkan lidah sapi dengan seksama. Gosoklah menggunakan garam untuk menghilangkan kotoran dan lendir, kemudian bilas dengan air mengalir hingga bersih. Beberapa orang menyarankan untuk mengupas lapisan kulit luar lidah sapi agar teksturnya lebih lembut. Setelah proses pembersihan, rebus lidah sapi selama 10-15 menit. Buanglah air rebusan pertama ini karena biasanya mengandung kotoran dan bau amis yang tidak sedap.
Setelah itu, rebus kembali lidah sapi dengan air bersih dan tambahkan bumbu-bumbu aromatik seperti daun salam, serai, jahe, lengkuas, bawang putih, dan cengkeh. Bumbu-bumbu ini tidak hanya memberikan aroma yang sedap, tetapi juga membantu melunakkan daging. Lama waktu perebusan tergantung pada ukuran dan ketebalan lidah sapi, biasanya berkisar antara 1 hingga 2 jam dengan api kecil hingga sedang. Pastikan lidah sapi sudah benar-benar empuk sebelum diangkat. Untuk memeriksa kematangannya, tusuklah dengan garpu. Setelah lidah sapi empuk, Anda dapat mengolahnya sesuai selera, misalnya menjadi rendang, semur, bistik, atau masakan lainnya.
Di Indonesia, merebus daging sapi telah menjadi tradisi kuliner yang telah ada selama berabad-abad. Berbagai tradisi merebus daging sapi yang terkenal di berbagai daerah di Indonesia antara lain:
- Sop Buntut: Hidangan khas Indonesia yang terbuat dari ekor sapi yang dimasak hingga empuk dan disajikan dengan kuah kaldu yang kaya rasa.
- Rawon: Masakan khas dari Jawa Timur yang menggunakan daging sapi yang direbus dengan bumbu kluwek, sehingga menghasilkan kuah berwarna hitam yang sangat khas.
- Soto: Beragam jenis soto di Indonesia umumnya menggunakan daging sapi yang direbus hingga lembut sebagai bahan utama.
- Rendang: Meskipun proses akhir adalah menumis, rendang diawali dengan merebus daging sapi dalam santan dan bumbu rempah yang kaya.
Walaupun lidah sapi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, penting untuk mengonsumsinya secara seimbang dalam pola makan yang sehat dan bergizi. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum rutin mengonsumsi lidah sapi.