Reaksi Bayi di Gaza Mendengar Bom & Tembakan Israel, Sungguh Tak Tega Melihatnya
Begini reaksi bayi di Gaza saat mendengar bom dan tembakan Israel.
Suara bising tembakan senapan maupun bom menjadi makanan sehari-hari warga Gaza termasuk para bayi. Sejatinya di usia mereka saat ini adalah saat di mana bisa menikmati masa kecilnya dengan tenang dan nyaman.
Namun, suara mengerikan dari militer Israel membuat mereka hidup dalam ketakutan dan ancaman kehilangan nyawa.
Seperti yang beredar di media sosial beberapa waktu lalu berisi kompilasi video para bayi Gaza yang kerap dibuat kaget akibat mendengar suara bom dan tembakan Israel.
Mereka harus rela mengalami hal itu dan mempertaruhkan nyawa setiap hari agar bisa selamat dari serangan Israel.
Seperti apa reaksi para bayi Gaza saat mendengar bom dan tembakan Israel? Melansir dari TikTok @ruliruli3936, Kamis (10/4) berikut informasinya.
Reaksi Bayi Gaza dengar Bom Israel
Sebuah video memperlihatkan reaksi dua orang bayi yang terkejut luar biasa saat tidur akibat mendengar serangan masif dari militer Israel.
Salah seorang bayi yang sedang tertidur bahkan mendadak terbangun saat mendengar suara bom dari dekat rumahnya. Ia langsung mencari tahu dari mana asal suara tersebut dengan raut wajah panik.
Seorang bayi yang lain memperlihatkan reaksi serupa saat mendengar suara tembakan dari Israel di dekat rumahnya.
Orang tuanya yang sadar akan hal itu langsung menenangkan anak tersebut agar tidak menangis dan panik.
Pemandangan itu seakan menjadi fenomena sehari-hari bagi para anak-anak di Gaza. Bahkan hidup mereka pun belum dapat dipastikan lantaran serangan Israel tak henti menyasar wilayah permukiman sipil.
Jumlah Korban Tewas di Gaza
Laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza pada Senin (7/4) setidaknya 57 warga Palestina tewas dalam serangan udara terbaru Israel di Jalur Gaza.
"Total jumlah korban tewas akibat perang genosida Israel sejak Oktober 2023 menjadi 50.752," kata Kementerian Kesehatan pada hari Senin dilansir Anadolu Agency.
Selain itu terdapat 137 korban luka lainnya juga telah dipindahkan ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban luka menjadi 115.475.
Jumlah tersebut tidak termasuk korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka.
Sejak serangan udara mendadak Israel tanggal 18 Maret 2025 akibat pelanggaran gencatan senjata Januari dan perjanjian pertukaran tahanan dengan Hamas, sedikitnya 1.391 orang tewas dan 3.434 lainnya mengalami luka-luka.