Profil Tiga Pemain Naturalisasi Milik China Jelang Hadapi Timnas Indonesia
Pelatih China Branko Ivankovic akan bawa tiga pemain naturalisasi jelang hadapi Timnas Indonesia, Kamis (5/6).
Timnas Indonesia akan menjamu China dalam lanjutan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2025 zona Asia pada Kamis (5/6) pukul 20.45 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim karena menjadi penentu siapa yang akan lolos ke babak keempat kualifikasi.
Tim China berada di posisi yang kurang menguntungkan, terlebih mereka saat ini masih berkutat di dasar klasemen dan akan memainkan laga tandang menghadapi Indonesia.
Persiapan telah dilakukan oleh Branko Ivankovic demi mencuri poin di Jakarta. Salah satunya dengan memanggil pemain naturalisasi yang diharapkan akan menambah kekuatan di lini belakang dan tengah Tim Naga.
Meski memiliki banyak pemain naturalisasi, China justru hanya akan memanggil tiga nama untuk menghadapi Timnas Indonesia.
Lantas siapa sosok pemain naturalisasi China untuk hadapi Indonesia? Simak profil selengkapnya berikut ini.
Yang Mingyang (China-Swiss)
China akan diperkuat gelandang senior yang pernah bermain untuk Timnas Swiss, Yang Mingyang. Pemain kelahiran Basel, 11 Juli 1995 (29) tersebut baru mendapat panggilan dari Timnas China usai permohonan perpindahan federasinya disetujui FIFA pada 19 Mei 2025.
Meski besar di Swiss, Yang Mingyang sejatinya berdarah China sepenuhnya. Ayahnya bernama Yang Zhihong berasal dari Wuhan dan merupakan seorang dokter sekaligus akademisi di Fribourg University.
Sejak kecil ia telah bergabung dengan akademi FC Fribourg tahun 2001 dan memulai karier profesionalnya bersama Laussane-Sport tahun 2012.
Debut seniornya terjadi pada 14 Juli 2013 kala Lausanne-Sport takluk dari FC Luzern. Kariernya di Lausanne-Sport hanya berlangsung selama 5 tahun dari 2012-2017. Yang mengoleksi 81 penampilan dan mencetak 1 gol.
Ia juga sempat memperkuat beberapa klub lain seperti FC Winterthur, Wolverhampton Wanderers, dan Grasshoppers. Sayangnya ia tak mendapatkan banyak waktu bermain.
Yang akhirnya pindah ke negara asal sang Ayah dengan memperkuat Nantong Zhiyung pada tahun 2021. Selama 3 musim ia mengoleksi 115 penampilan dan mencetak 10 gol. Pada 2025 ia resmi pindah ke Chengdu Rongcheng hingga saat ini.
Di level internasional, Yang rutin memperkuat Timnas Swiss kelompok usia dari 16 sampai 20 tahun. Ia mengoleksi 20 penampilan selama 6 tahun berseragam Timnas Swiss junior.
Tyias Browning (China-Inggris)
Tyias Browning atau Jiang Guangtai merupakan bek tengah andalan milik Timnas China. Darah China Tyias berasal dari kakeknya yaitu Ying-Wing Chiang yang berasal dari Xinhui County, China.
Pemain berdarah Inggris berusia 31 tahun tersebut diketahui memiliki pengalaman bermain di Premier League.
Tyias Browning pernah menjadi bagian dari Everton sejak 2012-2019. Namun ia sempat dipinjamkan ke beberapa klub seperti Wigan Athletic (2014), Preston North End (2017), dan Sunderland (2017).
Kariernya berlanjut ke China usai diboyong Guanzhou FC tahun 2019 dan saat ini memperkuat klub Shanghai Port.
Pada 2019 ia resmi memegang paspor China, namun baru di tahun 2020 ia mendapat panggilan internasional pertama bersama Timnas China.
Debut pertamanya untuk China dimulai pada 30 Mei 2021 di Kualifikasi Piala Dunia 2022 menghadapi Guam.
Hingga saat ini, pemain bertinggi 188cm tersebut telah mengoleksi 33 caps dan mencetak 1 gol sepanjang kariernya bersama Timnas China.
Serginho (Brazil)
Serginho atau Sai Erjini'ao merupakan pemain naturalisasi berdarah Brazil yang dibawa pelatih Branko Ivankovic jelang menghadapi Timnas Indonesia.
Serginho merupakan gelandang senior berusia 30 tahun yang baru mendapatkan paspor China pada 13 Maret 2025. Debutnya di Timnas China terjadi pada 25 Maret 2025 saat Timnas China takluk 0-2 dari Australia.
Serginho pernah memperkuat raksasa Brazil Santos tahun 2014-2018. Ia juga pernah dipinjamkan ke klub lain seperti Vitoria (2016), Santo Andre (2017), dan America Mineiro (2018).
Pada 2018 ia hengkang ke klub J-League Kashima Antlers. Di musim pertamanya ia berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions Asia 2018.
Pada tahun 2020, Serginho diboyong klub China Changchun Yatai dan bermain selama 4 musim sejak 2020-2024. Dia awal tahun 2025, pemain berposisi gelandang tengah tersebut pindah ke klub Beijing Guoan.