Niat Doa Sholat Gerhana Matahari dan Bulan, Lengkap Beserta Tata Caranya
Berikut niat doa sholat gerhana matahari dan bulan lengkap beserta tata caranya.
Berikut niat doa sholat gerhana matahari dan bulan lengkap beserta tata caranya.
Niat Doa Sholat Gerhana Matahari dan Bulan, Lengkap Beserta Tata Caranya
Gerhana matahari dan bulan menjadi fenomena alam yang dapat terjadi.
Biasanya, munculnya gerhana matahari dan bulan dapat diprediksi. Gerhana matahari sendiri terjadi pada saat posisi bulan terletak di antara Bumi dan matahari. Sehingga cahaya matahari tampak menutup sebagian atau seluruh di langit.
Sedangkan, gerhana bulan terjadi pada saat bulan tertutup penuh atau sebagian oleh bayangan bumi. Dalam Islam, fenomena ini menjadi bukti nyata kebesaran Allah SWT.
Oleh karena itu, terdapat sholat gerhana matahari dan bulan tersendiri.
Berdasarkan kesepakatan para ulama atau Ijma, hukum shalat gerhana bulan dan matahari merupakan sunnah muakkad.
Adanya pendapat itu berdasarkan firman yang diturunkan oleh Allah sebagai berikut:
وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
"Sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. Jangan kalian bersujud pada matahari dan jangan (pula) pada bulan, tetapi bersujudlah kalian kepada Allah yang menciptakan semua itu, jika kamu hanya menyembah-Nya," (QS Fushilat: 37).
Lantas bagaimana niat doa sholat gerhana matahari dan bulan lengkap beserta tata caranya?
Melansir dari berbagai sumber, Jumat (15/3), simak ulasan informasinya berikut ini.
Niat Doa Sholat Gerhana Matahari dan Bulan
Adapun niat doa sholat gerhana matahari dan bulan adalah sebagai berikut:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini imaman/makmuman lillahi ta'ala
Artinya:
"Saya niat salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT".
merdeka.com
Tata Cara Sholat Gerhana Matahari dan Bulan
Sebelum memulai menunaikan sholat, bagi jamaah harus mengucapkan "As-Shalatu jami'ah". Kemudian bisa melanjutkan untuk menjalankan ibadah sholat gerhana matahari dan bulan sesuai dengan tata cara yang benar dalam ajaran Islam. Berikut tata caranya:
1. Membaca Niat
2. Takbiratul Ihram dilanjut membaca taawudz dan surat Al-Fatihah
3. Membaca Surat panjang seperti Al-Baqarah dibaca dengan lantang
4. Ruku' dengan membaca tasbih
Karena dianjurkan memanjangkan ruku' maka bisa dengan membaca tasbih 100 kali saat ruku'
5. Bangkit namun tidak membaca doa I'tidal, melainkan baca Surat Al-Fatihah
6. Membaca surat yang lebih pendek
7. Ruku' lagi dengan membaca tasbih selama 80 kali
8. Bangkit dan membaca doa I'tidal
9. Sujud dengan membaca tasbih 100 kali seperti waktu ruku' pertama
10. Duduk di antara dua sujud
11. Sujud kedua dengan membaca tasbih 80 kali selama ruku' kedua
12. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
13. Bangkit dari duduk
14. Mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama
15. Namun setelah membaca Al-Fatihah dianjurkan membaca surat An-Nisa pada rakaat pertama. Untuk rakaat kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah
16. Mengucapkan salam
Sangat disaranka usai melakukan shalat ada baiknya bagi Anda terus berdoa serta beristighfar pada Allah. Itu semua mempunyai tujuan untuk menumbuhkan rasa kagum sekaligus takut akan kuasa-Nya.
Tak hanya itu, berdoa ketika gerhana bulan menjadi momen paling mustajab agar doa kita bisa segera dikabulkan oleh Allah.
merdeka.com