Letjen Kunto Arief Ikut Panen Telur Bebek, Sang Istri Beri Tips Ke Peternak Soal Cara Merawat Unggas
Momen Letjen Kunto Arief Wibowo ikut panen telur bebek bersama peternak.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan) Letnan Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo mengikuti kegiatan panen bebek bersama peternak yang ada di Kota Solok, Sumatera Barat.
Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah di kanal Youube halo biru. Ditemani sang istri, yakni Indira Paramita, jenderal bintang tiga itu tampak antusias ketika ikut mengumpulkan telur-telur bebek di kandang.
Pada kesempatan tersebut, Kunto juga menyempatkan waktu untuk melihat tempat pengolahan pakan itik dan bebek yang tidak jauh dari kandang.
"Ini roti sisa dicampur ikan, tepung macam-macam dicampur nanti diolah," kata salah satu pengelola.
Tak hanya Kunto, sang istri juga ikut serta masuk ke kandang untuk melihat telur-telur bebek yang siap panen ditemani oleh ibu-ibu peternak lainnya. Indira juga sempat memberikan tips kepada peternak soal cara merawat unggas.
"Kami memang punya produk mikroba bakteri namanya Bios44 kalau untuk ke hewan jatuhnya probiotik. Kalau untuk hewan nanti hewannya jadi banyak makan. Kalau digunakan di (kotoran) nanti bisa untuk mengurangi baunya karena mikrobanya itu ke fermentasi," kata Indira dalam video.
Sosok Letjen Kunto
Kunto adalah perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berpangkat Letnan Jenderal. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 15 Maret 1971 ini dikenal berasal dari keluarga abdi negara.
Ayahnya adalah Jenderal (Purn) Try Sutrisno, mantan Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dan Wakil Presiden Indonesia ke-6.
Kakak kandung Kunto juga merupakan anggota Polri yang pernah menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Irjen (Purn) Firman Santyabudi. Selain itu, ia juga merupakan adik ipar dari eks Menteri Pertahanan dan eks KSAD, Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu.
Kunto adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992. Ia tercatat pernah dua tahun menduduki kursi Komandan Korem Garuda Dempo pada 2016-2018. Dia kemudian dimutasi sebagai Komandan Pusat Latihan Tempur Kodiklatad TNI AD pada 2018.
Dimutasi dari Jabatan Namun Dibatalkan
Pada bulan Desember 2024, Kunto mendapatkan promosi jabatan menjadi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I. Baru lima bulan menjabat, Kunto kembali dimutasi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Diketahui, Kunto awalnya dimutasi berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025. Kunto yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Kogabwilhan I, ditunjuk menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Namun sehari setelahnya, TNI membatalkan mutasi terhadap tujuh orang pati TNI melalui SK Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025 tertanggal 30 April 2025. Salah satu nama yang dibatalkan mutasinya adalah Letjen Kunto Arief Wibowo.