Kapolda Riau Hubungi Call Center 110 di Depan Publik, Operator Kaget dan Dapat Hadiah
Dalam momen tersebut, ia sempat tidak dikenali oleh petugas operator sebelum akhirnya menjanjikan hadiah kepada anggotanya itu.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melakukan uji coba layanan Call Center 110 di hadapan masyarakat dan sejumlah siswa SMA. Dalam momen tersebut, ia sempat tidak dikenali oleh petugas operator sebelum akhirnya menjanjikan hadiah kepada anggotanya itu.
Peristiwa itu terjadi saat kegiatan yang dihadiri warga dan pelajar. Herry Heryawan, yang akrab disapa Herimen, langsung menghubungi layanan darurat kepolisian 110.
Panggilan tersebut terdengar melalui pengeras suara sehingga dapat disimak masyarakat yang hadir. Video momen itu kemudian diunggah akun Instagram @komisidotco pada Senin (23/2).
Menanyakan Identitas
Dalam percakapan, operator membuka sambungan dengan sapaan standar layanan Call Center 110 dan menanyakan identitas penelepon. Herimen kemudian berpura-pura melaporkan kejadian dari Kampung Bokor, Pulau Rangsang Barat.
Petugas yang diketahui bernama Brigadir Zulfahmi merespons dengan menanyakan jenis laporan yang hendak disampaikan. Suasana berubah ketika Herimen menanyakan nama petugas, lalu mengaku sebagai Kapolda Riau.
"Siapa pak?" tanya Brigadir Zulfahmi, yang disambut gelak tawa masyarakat karena tidak menyadari penelepon adalah pimpinannya sendiri.
Herimen kembali menyebut namanya. Ketika ditanya siapa Kapolda Riau, petugas pun menjawab, “Kapolda pak,” yang kembali memancing tawa hadirin.
Kapolda Riau
Setelah menyadari bahwa penelepon adalah Kapolda Riau, Brigadir Zulfahmi langsung mengubah sapaan menjadi lebih formal. Herimen kemudian meminta anggotanya itu menemuinya usai kegiatan.
"Kamu ketemu saya, saya kasih hadiah kamu habis ini. Zulfahmi, Kapolres catat. Terima kasih ya,” ujar Herimen sebelum menutup sambungan.
Belum diketahui hadiah apa yang akan diberikan. Namun, Herry Heryawan menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan untuk menunjukkan respons cepat layanan Call Center 110.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut apabila menghadapi situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian.
"Jadi itu 110 belum pernah orang telepon kalau ada masalah, silakan lapor 110 sekaligus promosi saya," ujarnya.