Dari Daerah, Magang Berdampak di Vidio Jalankan Kampanye Liga Eropa
Agsa, mahasiswa Universitas Airlangga jurusan Manajemen, mengaku tidak menyangka bisa langsung terjun mengelola kampanye untuk IP raksasa.
Magang di Vidio membuka peluang nyata bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam industri hiburan digital. Dua anak muda, Agsa (Surabaya) dan Muhammad Zaheer Alkadrie (Bandung), membuktikan bahwa interns bisa dipercaya menangani hak siar olahraga terbesar dunia, mulai dari Premier League, UEFA Champions League, La Liga, Serie A, hingga NFL.
Agsa: Management Student Turned Sports Marketer
Agsa, mahasiswa Universitas Airlangga jurusan Manajemen, mengaku tidak menyangka bisa langsung terjun mengelola kampanye untuk IP raksasa.
“Saya diberi kesempatan untuk membuat ideation KV, budgeting campaign besar, sampai handle langsung komunikasi dengan partner dari liga-liga besar. Bahkan NFL, yang basis fans-nya di Indonesia masih kecil, saya ikut membuat strategi untuk mengenalkan ke audiens lokal,” jelasnya.
Selain itu, Agsa juga terlibat dalam promo premium segment bersama tim Growth, mengolah data menjadi wording campaign untuk meningkatkan minat pengguna.
Zaheer: Komunikasi, Football, dan Entrepreneurship
Zaheer, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, datang dengan passion kuat di olahraga. Sebelumnya ia sudah berpengalaman di media sosial sebuah platform gym, dan di Vidio ia mendapatkan exposure lebih luas—dari UCL, Europa League, hingga Korea Open Badminton.
Sebagai bagian dari kolaborasi Vidio dengan Serie A Italia, ia dipercaya menyusun tutorial Bahasa Indonesia untuk konten yang menghadirkan pemain Indonesia seperti Jay Idzes yang merumput di Eropa. Tidak hanya itu, Zaheer juga terjun langsung di acara Vidio Sports Festival, mengoordinasikan trailer, KV, hingga poster utama.
“Koordinasi lintas divisi jadi tantangan tersendiri. Karena di sports marketing, kesalahan komunikasi sekecil apapun bisa berdampak besar. Tapi justru itu yang bikin saya belajar cepat,” ujar Zaheer.
Magang Berdampak Bukan Formalitas
Pengalaman Agsa dan Zaheer sejalan dengan semangat program Magang Berdampak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai bagian dari strategi besar Kampus Berdampak. Program ini mendorong mahasiswa untuk memberi kontribusi nyata pada isu-isu strategis nasional, termasuk digitalisasi dan pengembangan teknologi.
“Lonjakan antusiasme mahasiswa terhadap Magang Berdampak menunjukkan bahwa generasi muda siap berkontribusi lebih dalam industri strategis, termasuk digital dan olahraga. Peran mitra industri seperti Vidio sangat penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan relevan agarberdampak nyata,” ujar Dr. Ir. Wachyu Hari Haji, Wakil Ketua Tim Program Magang Berdampak Kemdiktisaintek.
Ruang Berkarya dengan Impact Besar
Cerita Agsa dan Zaheer menegaskan bahwa di Vidio, interns diberikan ruang berkreasi dan dipercaya meng-handle project nyata dengan impact besar.
Bagi keduanya, pengalaman ini menjadi fondasi penting untuk karier mereka ke depan—baik di bidang marketing, sports industry, maupun entrepreneurship.