Pluang Perkenalkan Dua Fitur Analisis Baru, Ini Keunggulannya
Dua fitur baru itu bertujuan mempercepat proses pencarian peluang trading di aset kripto dan saham Amerika Serikat.
Pluang resmi meluncurkan dua fitur analisis terbaru, Technical Signals dan Screeners. Dua fitur baru itu bertujuan mempercepat proses pencarian peluang trading di aset kripto dan saham Amerika Serikat.
Melalui Technical Signals dan Screeners, pengguna kini dapat mengidentifikasi tren pasar, potensi perubahan arah harga, serta aset-aset menarik tanpa perlu melakukan analisis manual yang kompleks atau menelusuri ratusan instrumen satu per satu.
Menurut Andreas Agung, Director of Marketing and Commercial Pluang, fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mengambil keputusan secara lebih terstruktur dan efisien.
“Trader butuh alat yang bisa mempercepat proses menemukan peluang, sekaligus tetap disiplin terhadap risk management,” ujar dia dalam keterangannya, Sabtu (10/1).
Ia menegaskan bahwa melalui dua fitur ini, Pluang menghadirkan workflow analisis yang lebih sistematis, mulai dari menemukan aset yang relevan hingga membaca momentum teknikalnya, agar pengguna dapat bertindak lebih cepat dan terukur sesuai strategi masing-masing.
Technical Signals dan Screeners
Technical Signals merupakan fitur sinyal trading berbasis analisis teknikal yang menyederhanakan proses membaca kondisi pasar.
Seluruh sinyal disajikan dalam bentuk trading insight lengkap dengan rekomendasi Entry, Take Profit, dan Stop Loss, probabilitas kesuksesan, serta informasi pendukung lainnya.
Fitur ini mengolah data harga dan pola pergerakan chart menggunakan pendekatan teknikal yang teruji, lalu merangkumnya dalam format yang ringkas dan mudah dipahami.
Sementara itu, Screeners memungkinkan pengguna menyaring aset berdasarkan kriteria tertentu untuk mempercepat proses discovery peluang.
Pluang menyediakan 15 kategori screener yang mencakup filter teknikal dan fundamental, di antaranya Profitable Market Leaders untuk aset dengan performa kuat di kategorinya, serta Golden Cross yang mengindikasikan perpotongan moving average jangka pendek dan jangka panjang.
“Dengan pendekatan kurasi ini, pengguna dapat lebih fokus pada aset yang sesuai strategi tanpa harus menelusuri daftar aset secara manual,” ungkap Andreas.
Dengan demikian, kombinasi kedua fitur tersebut membuat proses trading menjadi lebih praktis dibandingkan analisis manual yang memakan waktu dan berisiko melewatkan momentum pasar.
Seluruh proses, mulai dari pencarian aset potensial hingga pembacaan sinyal teknikal, kini dapat dilakukan langsung di aplikasi Pluang.
Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa Technical Signals dan Screeners bersifat informatif dan bukan ajakan beli atau jual. Pengguna tetap disarankan melakukan riset mandiri dan memahami risiko pasar saham Amerika maupun aset kripto yang dapat berubah sewaktu-waktu
Saat ini Pluang telah memiliki lebih dari 12 juta pengguna dan menawarkan lebih dari 2.000 aset multi-instrumen, untuk terus menghadirkan fitur berbasis data yang relevan bagi trader dan investor dari berbagai tingkat pengalaman.