Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, secara resmi meluncurkan sebuah inovasi digital bernama Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile. Aplikasi ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) bagi masyarakat setempat.
Peluncuran aplikasi ini bertujuan utama untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan transparansi dalam berbagai aspek layanan air bersih. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengapresiasi langkah maju ini dalam upaya digitalisasi pelayanan publik.
Pada Selasa, 07 Oktober, dalam acara peresmian di Kediri, Vinanda Prameswati menekankan bahwa aplikasi ini dirancang untuk memudahkan sekitar 18.000 pelanggan PDAM. Mereka kini dapat mengakses layanan penting hanya melalui genggaman ponsel.
Advertisement
Advertisement
Inovasi Digital untuk Layanan PDAM Lebih Baik
Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile menawarkan berbagai fitur canggih yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan PDAM Kota Kediri. Fitur-fitur tersebut meliputi pembayaran rekening air secara digital, pembacaan meter air secara mandiri, hingga penyampaian pengaduan terkait layanan dengan lebih mudah.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyatakan bahwa kehadiran aplikasi ini merupakan wujud nyata komitmen PDAM dalam memberikan pelayanan yang cepat dan mudah kepada masyarakat. “Aplikasi ini merupakan wujud nyata komitmen PDAM dalam memberikan pelayanan yang cepat dan mudah kepada masyarakat Kota Kediri," ujarnya.
Pihaknya sangat mengapresiasi terobosan baru yang dilakukan oleh PDAM Kota Kediri ini. Dengan adanya Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile, pelanggan tidak perlu lagi datang ke kantor untuk mengurus berbagai keperluan. Proses pengecekan tagihan, pengaduan, hingga pembayaran kini dapat dilakukan secara digital dan efisien.
Advertisement
Vinanda Prameswati juga menegaskan bahwa inovasi seperti Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile ini adalah langkah awal menuju transformasi pelayanan publik yang lebih modern. Keberhasilan aplikasi tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Advertisement
Tantangan Sosialisasi dan Harapan Peningkatan Kualitas
Meskipun memiliki teknologi canggih, Wali Kota Kediri mengingatkan pentingnya sosialisasi masif dan berkelanjutan agar aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pelanggan. “Percuma aplikasinya canggih kalau masyarakat tidak tahu cara menggunakannya," kata Vinanda Prameswati.
Beliau tidak ingin dari sekitar 18.000 pelanggan PDAM, hanya sebagian kecil saja yang menggunakan aplikasi ini. Oleh karena itu, setelah peresmian, PDAM diminta untuk segera melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat. Sosialisasi ini penting agar target penggunaan aplikasi dapat tercapai secara maksimal.
Harapan besar juga disematkan pada kehadiran Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Kota Kediri. Aplikasi ini diharapkan mampu mendorong PDAM menjadi lebih modern, profesional, dan transparan dalam setiap layanannya.
Advertisement
Selain itu, inovasi ini diharapkan dapat memacu semangat jajaran PDAM untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Peluncuran aplikasi ini turut dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Heri Purnomo serta direktur PDAM dari wilayah Korwil V Jawa Timur.
Acara peluncuran Aplikasi Flow Tirta Dhaha Mobile ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting. Mereka antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Kediri Heri Purnomo, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Tetuko Erwin, Camat Kota Bagus Hermawan Apriyanto, serta Dewan Pengawas PDAM Kota Kediri Muhlisiina Lauhuddin.
Turut hadir pula Direktur PDAM Kota Kediri Yani Setiawan, jajaran pimpinan BUMD dan perbankan di Kota Kediri. Kehadiran para direktur PDAM dari wilayah Korwil V Jawa Timur, yang meliputi Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Nganjuk, menunjukkan pentingnya inovasi ini bagi regional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews