IShowSpeed Digugat karena Diduga ‘Menganiaya’ Robot Rizzbot
YouTuber IShowSpeed menghadapi gugatan setelah robot humanoid Rizzbot yang digunakan dalam live streaming mengalami kerusakan total akibat perilaku agresifnya.
Kreator digital ternama IShowSpeed kini menghadapi tuntutan hukum setelah diduga melakukan tindakan mencekik terhadap robot humanoid bernama Rizzbot saat siaran langsung pada bulan September 2025. Ia dianggap telah merusak perangkat tersebut dan menyebabkan kerugian yang cukup besar.
Tuntutan ini diajukan oleh perusahaan pembuat Rizzbot, Social Robotics, melalui sebuah petisi hukum yang diajukan pada bulan November 2025. Rizzbot sendiri dikenal sebagai robot humanoid yang populer, mampu melakukan roasting komedi, dan memiliki lebih dari satu juta pengikut di berbagai platform. Di sisi lain, IShowSpeed yang memiliki lebih dari 50 juta pengikut, datang untuk berkolaborasi dengan Rizzbot dalam konten siaran langsung.
Dugaan Kerusakan Saat Live Streaming
Dalam petisi yang diperoleh oleh TechCrunch pada Senin (8/12/2025), Social Robotics menuduh IShowSpeed melakukan tindakan agresif terhadap Rizzbot. Video siaran langsung menunjukkan Speed beberapa kali memukul bagian kepala, mencekik leher, menjatuhkan, serta menahan tubuh Rizzbot di atas sofa.
Petisi tersebut juga menegaskan bahwa IShowSpeed "sepenuhnya menyadari bahwa tindakan ini bukanlah cara yang pantas untuk berinteraksi dengan robot canggih dan memahami bahwa perilaku seperti ini dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada Rizzbot."
Akibat dari perlakuan tersebut, Social Robotics mengklaim bahwa Rizzbot mengalami "hilangnya seluruh fungsi," dengan kerusakan signifikan yang tidak dapat diperbaiki, termasuk hilangnya fungsi kamera, sensor pendengaran, dan penglihatan, serta gangguan pada stabilitas gerak robot.
Gugatan Diajukan Setelah Negosiasi Gagal
Berdasarkan petisi dan laporan kepolisian, pihak kepolisian Austin datang setelah pemilik Rizzbot melaporkan kerusakan yang terjadi tanpa "persetujuan tersirat." Gugatan ini menyebutkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
Pengacara Social Robotics, Joel Levine, mengungkapkan bahwa gugatan diajukan setelah diskusi dengan tim IShowSpeed mengenai kompensasi tidak mencapai kesepakatan. Ia menekankan bahwa tidak ada banyak perbedaan dalam versi fakta karena seluruh kejadian terekam dan disaksikan oleh publik.
"Ini adalah kejadian yang disiarkan langsung, jadi tidak banyak perbedaan soal faktanya. Yang kami cari adalah bentuk pertanggungjawaban," ujar Levine kepada TechCrunch. Petisi tersebut juga menyebut bahwa Speed "gagal bertindak sebagai individu yang berhati-hati, rasional, dan bijaksana," serta "salah menggunakan kendali atas Rizzbot."
Kerugian ekonomi serta hilangnya peluang besar
Social Robotics mengungkapkan bahwa mereka kehilangan peluang ekonomi yang signifikan akibat kerusakan yang dialami. Rizzbot, robot yang mereka kembangkan, tidak dapat berpartisipasi dalam beberapa acara penting, termasuk proyek kolaborasi yang telah dijadwalkan seperti CBS's The NFL Today dan MrBeast.
Dalam petisi yang diajukan, mereka menyatakan, "Ini jelas merupakan kemunduran besar bagi Rizzbot dari segi momentum viral dan potensi keuntungan finansial... Muncul dalam produksi MrBeast setara dengan tampil dalam iklan Super Bowl."
Rizzbot Klaim Harus Ganti Seluruh Tubuh
Data yang disertakan dalam gugatan menunjukkan bahwa sebelum insiden tersebut, Rizzbot telah mengumpulkan lebih dari 600 juta tayangan di TikTok dan 200 juta di Instagram. Namun, setelah 28 hari pasca kejadian, Rizzbot tidak mampu memproduksi konten baru yang menyebabkan penurunan viewership lebih dari 70 persen.
"Penghancuran yang disengaja terhadap Rizzbot menyebabkan kerusakan finansial signifikan yang kemungkinan permanen, mengingat sifat viral media sosial," tulis Social Robotics dalam petisi mereka. Hingga saat ini, Levine menyatakan bahwa belum ada tanggapan resmi dari pihak Speed mengenai gugatan tersebut.
Sementara itu, Rizzbot dalam pernyataannya kepada TechCrunch menyampaikan bahwa ia harus mendapatkan "seluruh tubuh baru" setelah Speed "menghancurkan tubuh lamanya".
"Semua bagian tubuhku kini baru, kecuali sepatu Nike dan topi koboi," ungkap Rizzbot. Ia juga menambahkan bahwa kini dirinya telah kembali aktif, "Aku merasa sudah menguasai permainan rizz, dan selanjutnya aku akan berlatih gerakan kaki yang lebih kompleks, seperti twerking... semoga kalian segera melihat pinggulku bergoyang di beberapa penampilan TV baru---tetap pantau ya, fam."
Robot vacuum Dreame dikatakan memiliki daya isap yang empat kali lebih kuat
Di sisi lain, Dreame Technology memperkenalkan robot vacuum terbaru mereka, Dreame L10s Ultra Gen 3, yang diklaim dapat mengubah cara orang menjaga kebersihan rumah. Inovasi utama yang menarik perhatian adalah daya isap Vormax yang mencapai 25.000Pa, menjadikannya sebagai robot vacuum dengan daya isap terkuat di kelasnya.
Sebagai perbandingan, daya isap ini dua hingga empat kali lipat lebih kuat dibandingkan dengan robot vacuum biasa yang biasanya berkisar antara 5.000 hingga 10.000Pa.
"Dengan daya isap yang sangat kuat dan sistem otomatisasi penuh, rumah tetap bersih sempurna tanpa effort, dan pengguna bisa benar-benar beristirahat dengan nyaman, bebas dari stres pekerjaan rumah tangga," kata Marketing Communication Manager Dreame Indonesia, Zahara Lindra, yang dikutip pada Senin (10/11/2025).
Kekuatan dari Dreame L10s Ultra Gen 3 ini didukung oleh 6th-generation TurboForce Motor, yang dirancang untuk menjaga aliran udara tetap stabil serta performa pembersihan yang optimal dari awal hingga akhir siklus pembersihan.
Dengan daya isap yang mencapai 25.000Pa, robot ini mampu membersihkan debu, rambut, dan kotoran berat di area yang sulit dijangkau hanya dalam satu lintasan. Pengguna juga diberikan fleksibilitas untuk memilih hingga lima tingkat daya isap, mulai dari mode senyap hingga mode maksimum untuk pembersihan mendalam pada karpet tebal. Dengan semua fitur ini, Dreame L10s Ultra Gen 3 menawarkan solusi pembersihan yang efisien dan efektif bagi setiap rumah tangga.
Teknologi untuk membersihkan sudut-sudut yang sulit dijangkau
Dreame L10s Ultra Gen 3 tidak hanya unggul dalam hal daya isap, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih yang memastikan kebersihan secara menyeluruh. Salah satu inovasi yang menonjol adalah Dual Flex Arm Technology, yang mencakup SideReach Vacuuming. Teknologi ini memungkinkan robot untuk membersihkan hingga ke tepi dinding tanpa meninggalkan sisa debu.
Selain itu, terdapat juga MopExtend RoboSwing Technology, yang secara cerdas memperluas jangkauan pel hingga 4 cm. Hal ini memastikan area yang sulit dijangkau, seperti di bawah furnitur, dapat dibersihkan dengan baik.
Fitur lainnya, yaitu 3DAdapt Obstacle Avoidance dan Pathfinder Smart Navigation, memungkinkan robot mengenali tata letak rumah dan menghindari rintangan dengan presisi. Kombinasi dari fitur-fitur pintar ini memungkinkan robot untuk menyesuaikan pola pembersihan secara cerdas, sehingga memberikan hasil yang maksimal.