iQOO 15 Ultra Dirumorkan Bawa Baterai 7.000 mAh dan Fast Charging 200W
iQOO 15 Ultra diperkirakan akan diluncurkan pada awal Februari 2026 di China, dilengkapi dengan baterai besar berkapasitas 7.000 mAh.
iQOO 15 Ultra diprediksi akan menjadi salah satu ponsel flagship yang paling ditunggu pada tahun 2026.
Produsen ponsel asal China ini dilaporkan akan menghadirkan baterai besar dan teknologi pengisian cepat yang mungkin melampaui varian reguler iQOO 15.
Informasi mengenai iQOO 15 Ultra muncul melalui unggahan tipster Digital Chat Station (DCS) di platform Weibo.
Dalam bocoran tersebut, perangkat ini akan menjadi versi yang lebih tinggi dari iQOO 15 dengan peningkatan yang signifikan pada sektor daya dan kapasitas baterainya.
Sebelumnya, iQOO 15 Ultra terdeteksi menggunakan charger 100W di platform sertifikasi 3C China.
Beberapa unggahan DCS juga menyebutkan bahwa ponsel ini akan mendukung pengisian daya kabel 100W.
Namun, dalam unggahan terbaru, Digital Chat Station menyebutkan bahwa kecepatan pengisian daya iQOO 15 Ultra mungkin akan ditingkatkan hingga 200W sepanjang siklus pemasarannya.
Jika informasi ini benar, teknologi ini akan menjadikannya lebih unggul dibandingkan sejumlah ponsel kelas atas dari merek induknya sendiri dalam hal fast charging.
Mengutip Gizmochina, Senin (19/1/2026), tipster tersebut juga menyatakan bahwa peluncuran iQOO 15 Ultra diperkirakan akan berlangsung di China pada awal Februari.
Namun, hingga saat ini, pihak iQOO belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal maupun spesifikasi final dari perangkat tersebut.
Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya
iQOO sebelumnya memperkenalkan teknologi pengisian daya 200W melalui peluncuran iQOO 11 Pro pada tahun 2022, yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas 4.700 mAh.
Dalam generasi selanjutnya, iQOO justru meningkatkan kapasitas baterai tetapi menurunkan kecepatan pengisian menjadi 120W, dan kemudian menjadi 100W pada iQOO 15 yang memiliki baterai 7.000 mAh.
Untuk varian Ultra, kabar yang beredar menyebutkan bahwa kapasitas baterainya akan tetap di angka 7.000 mAh atau bahkan mungkin lebih besar. Selain itu, perangkat ini diperkirakan juga akan mendukung pengisian daya nirkabel, sebuah fitur yang semakin umum ditemukan pada kelas flagship.
Dari segi spesifikasi lainnya, iQOO 15 Ultra dirumorkan akan menggunakan banyak komponen dari iQOO 15.
Meskipun demikian, ada kemungkinan ponsel ini akan hadir dengan fitur unik seperti sistem pendingin aktif yang menggunakan kipas serta tombol bahu khusus untuk meningkatkan pengalaman bermain game.
Walaupun bocoran informasi ini cukup menarik, semua detail tersebut masih bersifat spekulatif. Informasi resmi mengenai spesifikasi, fitur, dan harga iQOO 15 Ultra baru akan dipastikan setelah perusahaan secara resmi mengumumkannya kepada publik.
iQOO 15 Hadir dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar OLED 2K
Sebelumnya, iQOO telah resmi meluncurkan iQOO 15 di pasar Indonesia.
Smartphone flagship generasi terbaru ini menjadi yang pertama di Tanah Air yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang sekaligus menegaskan posisi iQOO sebagai merek yang berfokus pada performa tinggi, terutama untuk kebutuhan gaming dan penggunaan intensif.
Peluncuran iQOO 15 juga menandai akhir dari rangkaian produk perusahaan sepanjang tahun 2025.
Di tahun ini, raksasa teknologi asal China tersebut telah meluncurkan berbagai perangkat dari kelas harga Rp 2 juta hingga flagship. Kehadiran iQOO 15 diharapkan menjadi fondasi awal untuk persaingan smartphone flagship di tahun 2026.
Brand Manager iQOO Indonesia, Rifqi Arrahmansyah, mengungkapkan bahwa iQOO 15 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi performa tanpa kompromi.
"Kami konsisten mengusung semangat I Quest On and On untuk terus mendobrak batas teknologi smartphone. iQOO 15 kami hadirkan sebagai standar baru performa flagship, bukan hanya dari sisi spesifikasi, tetapi juga pengalaman penggunaan jangka panjang," ujar Rifqi saat peluncuran iQOO 15 di Jakarta.
Performa Gaming Jadi Andalan
iQOO 15 dilengkapi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang merupakan chipset terkencang dari Qualcomm saat ini.
Berdasarkan pengujian internal, perangkat ini berhasil mencatat skor benchmark di atas 4,3 juta poin, serta menawarkan performa gaming yang stabil hingga 144 fps untuk game FPS dalam sesi bermain yang panjang.
Head of Product iQOO Indonesia, Calvin Nobel, menegaskan bahwa iQOO tidak hanya mengejar angka benchmark, tetapi juga pengalaman nyata saat digunakan.
"Kami memastikan performa iQOO 15 tidak hanya bagus di atas kertas. Dalam pengujian satu jam bermain game FPS, perangkat ini mampu mempertahankan 144 fps secara stabil tanpa penurunan frame," jelas Calvin.
Selain game FPS, iQOO 15 juga diuji dengan game yang memiliki grafis berat dan dunia terbuka. Hasilnya, perangkat ini mampu menjaga performa stabil di pengaturan grafis tertinggi.
Stabilitas tersebut didukung oleh sistem pendingin 8K Ultra VC Cooling System yang berukuran hingga 8.000 mm, berfungsi untuk menurunkan sekaligus meratakan panas di seluruh bodi perangkat.
Layar OLED 2K Pertama dengan Teknologi tanpa Polarizer
Dari segi tampilan, iQOO 15 dilengkapi dengan layar 2K M14 LEAD OLED Display yang merupakan hasil kolaborasi dengan Samsung.
Ini adalah panel pertama di dunia yang menggunakan teknologi polarizer-free, yang memungkinkan tingkat kecerahan lebih tinggi dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Layar ini mendukung refresh rate hingga 144Hz dan teknologi LTPO yang dapat menyesuaikan refresh rate hingga 1Hz, serta memiliki resolusi 2K yang ideal untuk gaming dan hiburan.
Baterai Besar dan OriginOS 6 iQOO 15 hadir dengan baterai berkapasitas 7.000 mAh BlueVolt berbasis silikon generasi keempat, dilengkapi dengan fast charging 100W dan wireless charging 41W.
Kapasitas besar ini dirancang untuk mendukung penggunaan sepanjang hari, termasuk sesi gaming dan streaming yang intens.
Selain itu, iQOO 15 juga menjadi perangkat pertama dari iQOO di Indonesia yang menjalankan OriginOS 6 secara langsung.
Sistem operasi ini menawarkan berbagai fitur produktivitas seperti Office Kit, konektivitas antar perangkat, dan optimalisasi performa yang diklaim dapat menjaga kelancaran sistem hingga lima tahun penggunaan.
"OriginOS 6 kami hadirkan untuk memberikan pengalaman yang lebih smooth dan produktif, terutama bagi pengguna yang aktif bekerja lintas perangkat," ungkap Calvin.