Face ID iPhone 18 Pro bakal Dirombak Total, Cek Daftar Fitur Barunya
Apple dilaporkan merencanakan sejumlah pembaruan iPhone 18 Pro, termasuk penempatan Face ID di bawah layar dan kemungkinan penghapusan fitur Dynamic Island.
Apple dilaporkan sedang merencanakan perubahan desain yang paling signifikan pada jajaran iPhone Pro dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan besar ini akan muncul pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, yang diperkirakan akan dirilis pada tahun 2026.
Mengutip dari Phone Arena pada Jumat (19/12/2025), di antara perubahan yang akan dilakukan, Apple berencana untuk merombak Face ID dan menambahkan fitur kamera baru pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Model iPhone 18 Pro yang akan datang mungkin akan menyematkan Face ID di bawah layar. Ini berarti bahwa Dynamic Island tidak akan lagi menjadi bagian dari ponsel Pro Apple, setelah pertama kali diperkenalkan dengan iPhone 14 Pro.
Menurut laporan terbaru dari The Information, meskipun Face ID akan disembunyikan di balik layar, Apple tetap mempertahankan lubang untuk kamera depan. Namun, kamera selfie akan dipindahkan ke sudut kiri atas layar dengan desain punch hole yang lebih kecil.
Perubahan ini dianggap sebagai transformasi paling radikal pada tampilan depan iPhone sejak peluncuran iPhone X pada tahun 2017.
Fitur Lensa Variabel Akan Diperkenalkan di Kamera iPhone 18 Pro
Selain perubahan desain, Apple juga dilaporkan akan menghadirkan pembaruan penting pada sektor kamera belakang. Salah satu kamera iPhone 18 Pro dikabarkan akan dilengkapi dengan mechanical iris yang memungkinkan adanya fitur variable aperture atau bukaan lensa variabel. Dengan fitur ini, Apple dapat memanfaatkan sensor kamera baru yang mampu menangkap lebih banyak cahaya saat diperlukan tanpa mengalami paparan cahaya berlebih di siang hari.
Hal ini membuka peluang untuk meningkatkan kualitas foto dalam berbagai kondisi pencahayaan. Model iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max juga dirumorkan akan menggunakan chipset A20 Pro. Prosesor ini diklaim diproduksi dengan teknologi fabrikasi 2 nanometer terbaru di TSMC. Chip tersebut juga disebut menggunakan teknologi packaging baru yang memungkinkan RAM terintegrasi langsung pada wafer bersama CPU, GPU, dan Neural Engine. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan performa dan efisiensi, serta membuat ukuran chip A20 Pro lebih ringkas dibandingkan generasi sebelumnya.
Di sisi lain, hilangnya Dynamic Island menimbulkan pertanyaan mengenai pendekatan antarmuka yang akan diambil oleh Apple. Sejak diperkenalkan, Dynamic Island telah berhasil mengubah area kamera menjadi elemen antarmuka yang fungsional. Jika fitur ini benar-benar dihapus, Apple diprediksi akan menghadirkan solusi antarmuka baru yang tetap inovatif.
Pilihan Warna Terbaru iPhone 18 Pro
Baru-baru ini, Apple meluncurkan rangkaian smartphone terbarunya, yaitu iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air, pada bulan September 2025. Meskipun produk tersebut baru saja diluncurkan, sudah banyak rumor yang beredar mengenai penerusnya di internet. Leaker terkenal, Instant Digital, mengejutkan banyak orang dengan bocoran mengenai warna baru untuk iPhone 18 Pro.
Menurut informasi yang diambil dari akun Weibo-nya dan dikutip oleh MacRumors pada Senin (3/11/2025), iPhone 18 Pro akan hadir dengan pilihan warna coffee, purple, dan burgundy.
Sebelumnya, Apple telah menawarkan variasi warna lavender atau ungu pada iPhone XR, iPhone 11, iPhone 12, iPhone 14, dan iPhone 14 Pro. Namun, perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino ini belum pernah merilis iPhone dengan warna kopi atau burgundy sebelumnya.
Warna coffee diperkirakan akan menggantikan varian titanium gurun di iPhone 18 Pro, sedangkan burgundy akan menjadi warna baru yang pertama kali diperkenalkan oleh Apple untuk model iPhone ini.
Menariknya, varian warna hitam untuk iPhone 18 Pro kemungkinan tidak akan tersedia tahun depan, sehingga penggemar Apple yang biasanya memilih "black titanium" harus menunggu hingga seri berikutnya.
Selain informasi mengenai warna, bocoran tentang iPhone 18 Pro juga menyebutkan bahwa perangkat ini akan dilengkapi dengan chip A20 2nm yang diproduksi oleh TSMC, serta kamera utama dengan bukaan variabel dan modem C2 untuk koneksi yang lebih cepat. Diharapkan, iPhone 18 Pro akan diluncurkan pada musim gugur 2026, sesuai dengan jadwal peluncuran tahunan yang telah menjadi tradisi Apple.
iPhone 18 Pro Max Model Terakhir
Apple dilaporkan akan mengakhiri penggunaan nama 'Max' untuk lini iPhone yang memiliki layar terbesar, yang telah ada sejak pengenalan iPhone 11 Pro Max pada tahun 2019. Mulai tahun depan, smartphone dengan layar terbesar tersebut diperkirakan akan digantikan oleh perangkat lipat pertama dari Apple, yaitu iPhone Fold atau iPhone Ultra.
Lini "Max" selama ini dikenal sebagai varian iPhone paling premium dari Apple, dengan ukuran layar yang selalu menjadi yang terbesar di setiap generasi. Menurut laporan dari 9to5Mac pada Minggu (5/10/2025), iPhone 18 Pro Max yang akan diluncurkan tahun depan akan menjadi model terakhir yang mempertahankan status ini.
Apple sedang mempersiapkan peluncuran iPhone Fold atau iPhone Ultra dengan desain layar lipat yang memiliki ukuran 5.5 inci saat tertutup dan 7.8 inci ketika dibuka. Jika informasi ini benar, perangkat tersebut akan menjadi iPhone dengan panel terluas yang pernah ada, sekaligus menandai akhir dari era iPhone berlayar besar.
Informasi Terbaru Mengenai iPhone Fold
Rumor mengenai peluncuran smartphone layar lipat pertama Apple, yaitu iPhone Fold, semakin banyak dibicarakan di dunia maya. Informasi terbaru berasal dari akun leaker Digital Chat Station (DCS) di Weibo.
Menurut unggahan dari Digital Chat Station yang dikutip oleh GSM Arena pada Rabu (17/12), iPhone Fold akan dilengkapi dengan sensor sidik jari di sisi bodi, mirip dengan smartphone layar lipat lainnya. Dikatakan juga bahwa ponsel baru dari Apple ini tidak akan menggunakan sensor Face ID maupun sensor sidik jari yang terintegrasi di bawah layar seperti pada model iPhone biasa atau ponsel lainnya.
Mengenai spesifikasi iPhone Fold, meskipun masih sebatas rumor, ponsel ini diprediksi akan memiliki layar utama berukuran 7.58 inci, dengan kamera selfie yang terletak di bawah layar. Untuk layar depannya, Apple berencana menyematkan panel berukuran 5.25 inci yang dilengkapi dengan lubang untuk kamera selfie.
Selain itu, kabar yang beredar menyebutkan bahwa iPhone Fold akan memiliki dua kamera belakang, dengan salah satunya menggunakan sensor 48MP. Mengenai harga, analis Arthur Liao dari Fubon Research menyatakan bahwa biaya material untuk iPhone Fold akan berpengaruh pada harga saat peluncuran nanti.
Menurut laporan Fubon Research yang dikutip oleh Tom's Guide, harga komponen seperti engsel, bahan logam cair, dan lonjakan harga RAM yang mencapai 75 persen dalam setahun terakhir, diperkirakan akan membuat harga iPhone Fold mencapai USD 2.399, atau sekitar Rp 39,3 juta.
Dengan harga tersebut, iPhone Fold akan lebih mahal daripada iPhone 17 Pro Max 2TB yang dijual seharga USD 1.999 di Amerika Serikat. Laporan dari firma analis juga memproyeksikan bahwa penjualan iPhone Fold dapat mencapai 5 juta unit pada tahun pertama setelah peluncurannya. Hal ini menunjukkan antusiasme pasar yang tinggi terhadap produk inovatif dari Apple ini.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3239866/original/061376900_1600251937-Infografis_akhir_riwayat_ponsel_bm.jpg)