Casing HP Unik Warna Kulit Manusia Ini kalau Kena Sinar Matahari Bisa Berubah
Casing HP meniru kulit manusia hingga bisa "terbakar" untuk ingatkan pentingnya pakai sunscreen demi cegah kanker kulit dan menjaga kesehatan.
Sebuah desain unik bernama Skincase memicu perbincangan karena tampilannya yang menyerupai kulit manusia dan kemampuannya "terbakar matahari" seperti kulit sungguhan.
Dibuat oleh perancang Marc Teyssier bersama British Skin Foundation dan operator seluler O2, proyek ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya paparan sinar ultraviolet (UV) dan pentingnya perlindungan kulit.
Skincase dirancang dengan tekstur dan warna seperti kulit manusia. Ketika terkena sinar matahari, permukaan casing itu berubah warna seperti kulit yang terbakar, menciptakan efek visual yang disebut pembuatnya “visceral”—atau menggugah emosi secara langsung.
Teyssier menyebut reaksi semacam itu bisa membuat pengguna ponsel sadar akan risiko kanker kulit akibat sinar UV yang selama ini kerap diabaikan.
“Ponsel biasanya dianggap benda yang tak bereaksi seperti manusia. Skincase dirancang untuk menunjukkan respons nyata terhadap sinar UV, agar orang lebih peduli melindungi kulit mereka sendiri,” kata Teyssier dalam pernyataan resminya dikutip dari Futurism, Rabu (16/7).
Inovasi ini muncul di tengah data mengkhawatirkan tentang rendahnya kebiasaan memakai tabir surya. Menurut survei National Health Interview Survey 2020 di Amerika Serikat, hanya sekitar 12,3% pria dewasa dan 29% perempuan dewasa yang rutin menggunakan sunscreen saat beraktivitas lebih dari satu jam di luar ruangan pada hari cerah.
Skincase memang terkesan seperti gimmick yang aneh, namun pembuatnya menegaskan tujuannya serius. Dengan membuat sarung ponsel yang tampak “terbakar” akibat matahari, pengguna diingatkan secara nyata dan emosional untuk melindungi diri.
“Dengan desain yang secara emosional tidak nyaman, kami ingin memaksa orang berpikir ulang soal kebiasaan mereka,” kata Teyssier. “Pesan kami sederhana: kulit Anda juga bisa terbakar.”
Bukan kali pertama Teyssier membuat desain yang memancing reaksi emosional. Pada 2019, ia merilis casing ponsel dengan lapisan kulit buatan yang bisa dijepit, digelitik, atau disentuh layaknya kulit manusia, menekankan interaksi lebih “manusiawi”—meski bagi banyak orang terasa menyeramkan.
Kali ini, konsep itu diadaptasi untuk tujuan kesehatan masyarakat. Dengan meniru efek sunburn pada casing, Skincase diharapkan bisa menjadi pengingat konstan dan personal bahwa kulit manusia rentan rusak akibat sinar UV jika tak dilindungi dengan baik.