Apple Bocorkan iPhone Air 2: Desain Lebih Tipis, Kamera Ganda, Rilis 2026
Apple dilaporkan sedang mengembangkan generasi berikutnya dari iPhone Air yang akan memiliki desain ramping, kamera ganda, dan chipset A20.
iPhone Air baru saja diluncurkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Meskipun baru beberapa bulan sejak perilisannya, rumor mengenai generasi penerus dari iPhone paling tipis milik Apple telah beredar di internet.
Baru-baru ini, muncul kabar bahwa perusahaan teknologi yang berbasis di Cupertino tersebut tengah mempersiapkan iPhone Air generasi kedua.
Informasi ini disampaikan oleh Digital Chat Station melalui akun Weibo mereka, yang menyebutkan bahwa pengembangan iPhone Air generasi selanjutnya berjalan sesuai rencana dan ditargetkan untuk debut pada tahun 2026.
Menurut laporan dari Gizmochina pada hari Senin (10/11), Apple akan mempertahankan karakter utama dari iPhone Air, yaitu bodi yang sangat tipis dan bobot yang ringan.
Konsep ini menjadi pembeda dari jajaran iPhone reguler yang biasanya memiliki bodi yang lebih tebal.
Selain itu, leaker terkenal ini juga membagikan sketsa tampilan dari iPhone baru tersebut, meskipun penting untuk dicatat bahwa gambar tersebut bukanlah representasi produk yang sebenarnya. iPhone Air 2 (bukan nama resmi) diperkirakan akan memiliki layar 6,5 inci dengan refresh rate tinggi.
Apple diperkirakan akan tetap menggunakan sistem keamanan berbasis Face ID dengan sensor pengenalan wajah 3D untuk perangkat ini. Untuk kamera utama, perusahaan masih menggunakan mode kamera horizontal yang menjadi ciri khas dari iPhone Air saat ini.
Perubahan paling mencolok akan terjadi pada sektor kamera, di mana Apple dilaporkan sedang mengevaluasi konfigurasi kamera ganda baru yang terdiri dari sensor utama 48MP dan satu sensor tambahan.
Bocoran lainnya menunjukkan bahwa iPhone super tipis ini akan menggunakan chip A20 atau A20 Pro yang sedang dalam tahap pengembangan untuk seri iPhone 18.
iPhone Air 2 diprediksi akan menjadi bagian dari jajaran iPhone 2026, yang akan mencakup iPhone 18, iPhone 18 Pro Max, dan model lipat pertama Apple yang selama ini banyak dibicarakan. Sementara itu, iPhone 18 dan iPhone 18e diperkirakan akan menyusul rilis pada awal tahun 2027.
MacBook Harga Terjangkau Diluncurkan 2026
Sebelumnya, Apple dilaporkan sedang merancang lini MacBook baru yang akan memiliki harga lebih terjangkau. Laptop ini konon akan menggunakan chip seri A yang biasanya digunakan pada iPhone, dengan rencana peluncuran pada paruh pertama tahun 2026.
Informasi ini disampaikan oleh Mark Gurman melalui laporan di Bloomberg. Ia mengungkapkan bahwa laptop baru dari Apple ini akan dilengkapi dengan layar LCD kelas bawah dan memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan MacBook Air 13,6 inci.
"MacBook ini akan dijual dengan harga di bawah USD 1.000 atau sekitar Rp 16,7 jutaan. Posisi harga tersebut mendekati kombinasi iPad entry-level dan Magic Keyboard Folio di USD 600," tulis Mark Gurman di Bloomberg, Kamis (6/11).
Saat ini, laptop-laptop Apple umumnya menggunakan chip seri M, mulai dari M1 hingga M5. Namun, hasil pengujian internal menunjukkan bahwa chip iPhone memiliki performa yang lebih unggul dibandingkan chip M1 yang digunakan pada generasi awal Mac.
Kabar ini sejalan dengan informasi dari analis dan leaker terkenal, Ming-Chi Kuo, yang menyatakan bahwa Apple sedang mengembangkan MacBook yang lebih terjangkau dengan menggunakan chip seri A18 Pro, yang merupakan chip yang dipakai pada lini iPhone 16 Pro.
Chip M5 Jadi Otak Baru Apple
Apple telah resmi memperkenalkan chip terbaru mereka, M5, yang diklaim mampu memberikan peningkatan signifikan dalam performa kecerdasan buatan (AI) di jajaran perangkat MacBook Pro, iPad Pro, dan Vision Pro.
Chip M5 ini dibangun dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer generasi ketiga dan dilengkapi dengan arsitektur GPU 10-core generasi terbaru yang memiliki Neural Accelerator di setiap core.
Apple iOS 26.1 dan iPadOS 26.1
Apple baru saja meluncurkan pembaruan untuk Apple, termasuk iOS 26.1, iPadOS 26.1, macOS Tahoe 26.1, dan watchOS 26.1 secara global. Pembaruan ini dirilis setelah perusahaan memperkenalkan iOS 26.
Seperti pembaruan lainnya, iOS 26.1 dan versi lainnya menyuguhkan berbagai fitur baru yang berfokus pada kenyamanan pengguna, peningkatan keamanan, serta personalisasi tampilan.
Bagi pengguna iPhone, iPad, macOS, dan watchOS, Anda dapat memeriksa pembaruan dengan mengakses menu Settings > General.
Setelah itu, pilih Pembaruan Perangkat Lunak dan tekan Perbarui Sekarang. Lalu, apa saja fitur baru yang dibawa oleh iOS 26.1? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.
1. Tampilan Liquid Glass Lebih Fleksibel
Salah satu fitur yang paling menarik dalam iOS 26.1 adalah tampilan Liquid Glass. Pengguna kini dapat menemukan pengaturan baru di bagian Tampilan & Kecerahan > Liquid Glass. Anda dapat menyesuaikan tingkat transparansi antarmuka pada iPhone, iPad, dan macOS dengan dua opsi yang tersedia:
- Clear - Menjadikan tampilan lebih jernih dan tembus pandang.
- Tinteid - Memberikan kontras yang lebih tinggi agar mata tidak cepat lelah saat digunakan dalam waktu lama.
2. Opsi Nonaktifkan Geser Kamera di Layar Kunci
Banyak pengguna iPhone sering kali mengalami kejadian tidak sengaja membuka kamera saat menggeser layar kunci ke kiri. Dengan pembaruan iOS 26.1, Apple memberikan solusi melalui toggle baru di Pengaturan > Layar Kunci > "Geser untuk Buka Kamera". Fitur ini memungkinkan Anda menonaktifkan akses cepat ke kamera, sehingga dapat mencegah pembukaan yang tidak diinginkan dan menjaga privasi Anda.
3. Geser untuk Mengaktifkan Alarm dan Timer
Perusahaan juga melakukan perbaikan pada pengalaman pengguna di aplikasi Jam. Kini, pengguna dapat menghentikan alarm atau timer hanya dengan menggeser layar. Tombol "Stop" kini lebih besar dan digantikan dengan gerakan gesekan, sehingga kontrol alarm menjadi lebih mudah digunakan, terutama saat baru bangun tidur.
4. Geser Layar untuk Memilih Lagu di Apple Music
Bagi para penggemar musik, Anda kini bisa menikmati cara baru untuk mengontrol lagu di aplikasi Apple Music. Cukup dengan menggeser layar ke kiri atau kanan, pengguna dapat dengan mudah mengganti lagu. Fitur ini memberikan pengalaman mendengarkan musik yang lebih cepat dan alami tanpa perlu menekan tombol navigasi.