Ada Pulau di Tengah Samudera Pasifik Mirip Lubang Hitam jika Dilihat dari Google Maps
Pulau Vostok di Samudra Pasifik sempat viral karena tampak seperti lubang hitam di Google Maps.
Sebuah citra satelit yang mencolok dari Google Maps pada tahun 2021 sempat menggemparkan dunia maya. Gambar tersebut memperlihatkan sebuah struktur segitiga berwarna hitam pekat di tengah Samudra Pasifik. Banyak netizen menyebutnya sebagai "lubang hitam" dan memunculkan berbagai teori liar.
Mengutip LiveScience, Rabu (19/2), namun, misteri tersebut dengan cepat terungkap. Objek hitam itu ternyata adalah Pulau Vostok, sebuah pulau tak berpenghuni yang dipenuhi pohon Pisonia di Republik Kiribati.
Pulau kecil ini memiliki luas hanya 0,1 mil persegi (0,25 kilometer persegi) dan terletak sekitar 6.000 km di sebelah timur Australia.
Dari Teori Konspirasi ke Fakta Ilmiah
Pulau Vostok pertama kali mencuat ke publik setelah sebuah tangkapan layar citra Google Maps diunggah di Reddit. Meskipun keterangan gambar sudah menyebutkan bahwa itu adalah sebuah pulau, berbagai spekulasi bermunculan.
Beberapa teori menyebutkan kemungkinan adanya pangkalan militer rahasia, sementara yang lain bahkan menduga itu adalah lubang raksasa yang mengarah ke pusat Bumi.
Namun, laporan dari BBC mengonfirmasi bahwa warna hitam pekat tersebut disebabkan oleh pepohonan Pisonia yang tumbuh sangat rapat di seluruh permukaan pulau. Meski berwarna hijau gelap, kerapatan pohon-pohon tersebut membuatnya tampak hitam saat dilihat dari orbit rendah Bumi.
Keunikan Pohon Pisonia
Pohon Pisonia dikenal karena kemampuannya tumbuh sangat berdekatan, sehingga menghalangi tanaman lain untuk tumbuh di antaranya. Daun pohon ini yang lebat memblokir cahaya matahari, menciptakan hutan yang hampir sepenuhnya tertutup.
Lebih menarik lagi, hutan Pisonia ini menjadi rumah bagi berbagai jenis burung laut seperti booby, noddy, dan frigatebird. Burung-burung tersebut membantu menyebarkan biji Pisonia yang lengket. Namun, di beberapa bagian dunia, biji ini dapat menjebak burung-burung hingga mati, meninggalkan tumpukan tulang di bawah pohon.
Pulau Tanpa Penghuni Sejak Dulu
Pulau Vostok pertama kali ditemukan oleh penjelajah Rusia pada tahun 1820. Menurut artikel di Pacific Islands Monthly tahun 1966, tidak ada tanda-tanda bahwa pulau ini pernah dihuni manusia. Salah satu alasan utama adalah tidak adanya sumber air tawar di pulau ini, membuatnya sulit untuk ditempati secara permanen.
Mengapa Pulau Vostok Tampak Seperti Lubang Hitam?
Warna hitam yang tampak di citra satelit Google Maps berasal dari kombinasi kerapatan pohon Pisonia dan sudut pengambilan gambar dari orbit rendah. Pemandangan ini memberikan ilusi seolah-olah ada sebuah lubang hitam besar di tengah lautan.
Selain itu, isolasi geografis pulau ini membuatnya jarang dikunjungi dan dipelajari, sehingga menambah aura misteri di sekitarnya. Dalam era digital, di mana setiap sudut dunia dapat diakses melalui satelit, kemunculan "anomali" seperti ini dengan cepat memicu rasa penasaran publik.