Abdul Hakam Naja
-
News •Hakam Naja yakin DPR tolak pemekaran 21 daerah otonomi baruHakam menilai penundaan persetujuan pemekaran 21 DOB tersebut juga untuk mengurangi kecemburuan sosial dari daerah lain.
-
News •Ratusan warga Kikim Area merangsek ke DPR tuntut pemekaranKedatangan ratusan warga ini sempat membuat petugas Pamdal DPR kerepotan.
-
Politik •Pilkada lewat DPRD, KPU jadi 'pengangguranKPU tak bisa dibubarkan meski sudah tak punya kewenangan besar. Sebab lembaga KPU diatur dalam konstitusi.
-
Politik •RUU Pemda harus diubah jika opsi pilkada tidak langsung menang"Karena, kewenangan DPRD diambil penuh dari MD3 masuk ke Undang-Undang Pemda."
-
Politik •Suara anggota berhaji, tak bisa diwakilkan di voting RUU PilkadaHanya anggota DPR yang datang bisa memberikan suaranya saat voting RUU Pilkada.
-
Politik •Ketua Panja berharap pengesahan RUU Pilkada tidak dengan votingNamun hingga kini lobi-lobi di tingkat pimpinan fraksi masih alot.
-
Politik •Ketua Panja RUU Pilkada: 9,5 Syarat Demokrat sudah terakomodasiSyarat menyangkut uji publik lulus/tidak lulus calon kepala daerah ditolak mayoritas fraksi di DPR.
-
Politik •Panja RUU Pilkada laporkan opsi ketiga Demokrat di paripurnaPartai Demokrat meminta opsi ketiga yaitu Pilkada langsung dengan catatan.
-
Politik •PDIP dan Golkar tolak larangan calon kepala daerah sedarahMisalnya, seorang anak, adik, kakak, ayah atau ibu tak boleh ikut pilkada gantikan incumbent di pilkada.
-
Politik •Ketua Panja: Pembahasan RUU pilkada libatkan 2 mazhab besar"Pengambilan keputusan kalau tidak bisa mufakat maka suara terbanyak. Kita belum tahu siapa yang menang," ujar Hakam.
-
Khas •Kibuli KPU dengan transaksi tunaiKPU hanya bisa diam dan tidak mampu memaksa partai segera melaporkan dana kampanye.
-
Khas •Suara titipan penyumbang danaPemilu telah menjadi kegiatan mahal bagi partai dan calon anggota legislatif.
-
Politik •Komisi II: Di Jateng ada caleg nanya pemilu tanggal berapa"Di Sulsel ada yang tak tahu ini nyoblos atau nyontreng. Untuk penyelenggaraan yang tinggal 2 bulan ini sangat serius."
-
Politik •Soal dana saksi, PAN nilai pemerintah sudah benar"Ini kan anggaran untuk politik, bukan untuk parpol. Anggaran tidak ke partai tapi untuk pemilu," kata Hakam Naja.
-
Politik •Pemilih fiktif 1 juta orang, KPU harus turun ke lapanganHakam meminta agar pemilih fiktif dapat diminimalisir sekecil mungkin.
-
Politik •Komisi II DPR nilai kerja sama KPU dan Lemsaneg tak tepatTupoksi KPU dan Lemsaneg berbeda. KPU di ruang terbuka, Lemsaneg di ruang rahasia. Sementara sifat pemilu kan terbuka.
-
News •Akbar Zulfakar: Saya tidak teken anggaran HambalangSelama ini dia hanya mengikuti rapat-rapat di Komisi X tanpa mengetahui adanya penyimpangan miliaran rupiah.
-
Politik •Politikus Demokrat tak khawatir disebut dalam audit HambalangJuhaini Alie mengaku disebut dalam audit karena menandatangani persetujuan kontrak tahun jamak dalam proyek Hambalang.
-
Politik •Menengok peta politik dan pasal krusial RUU OrmasDimungkinkan jalannya paripurna RUU Ormas nanti bakal 'seru', seperti pengesahan RUU RAPBN-P 2013.
-
Politik •PAN prediksi pengesahan RUU Ormas besok bakal alot"Ya mungkin nanti tidak akan seberat BBM kemarin tapi nanti pasti akan lobi," ujar Abdul Hakam Naja.