Ratusan orang yang mengaku warga Kikim Area Sumatera Selatan tiba-tiba menggeruduk Gedung DPR. Mereka teriak-teriak mengelilingi gedung Nusantara II dan Nusantara III beramai-ramai menuntut pemekaran.Mereka datang dengan teriak-teriak 'Hidup Kikim Area'. Dengan beberapa spanduk yang mereka bawa bertuliskan pimpinan Komisi II DPR pemeras. Mereka bahkan meminta agar pimpinan Komisi II DPR seperti Agun Gunandjar Sudarsa, Khatibul Umam Wiranu, Arief Wibowo, Abdul Hakam Naja ditangkap.Salah satu warga, Sulamin mengatakan, dirinya sudah lelah selalu dijanjikan oleh Komisi II DPR akan segera dimekarkan. Namun janji sekadar janji, sudah sepuluh tahun Kikim Area kini hanya menjadi daerah bagian dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.Sulamin mengatakan, pihaknya minta dimekarkan karena pemerintah seolah tak memperhatikan Kikim Area. Menurut dia, jalanan rusak dan infrastruktur tidak dibangun."Kami butuh pemekaran, selama ini kami ikut Kabupaten Lahat. Sudah janjikan 10 tahun lalu, katanya besok-besok," kata Sulamin di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/9).Dia bersama ratusan warga Kikim Area datang ke DPR dengan maksud untuk bertemu dengan pimpinan Komisi II DPR. Menuntut janji agar segera memekarkan daerah Kikim Area. Menurut dia, jika ingin dimekarkan, harus bayar terlebih dahulu kepada DPR sebesar Rp 5 miliar."Pemekaran soalnya kita punya aset banyak, perkebunan sawit, kami punya kebun sawit jalan. Tapi jalanan kami hancur sama sekali. Sampai-sampai kami harus patungan untuk bangun jalan," terang dia.Ratusan penduduk Kikim Area ini pun ingin merangsek masuk ke ruang paripurna. Saat ini DPR sedang menggelar paripurna, namun mereka tertahan di Nusantara II karena ditahan oleh Pamdal DPR.
Ratusan warga Kikim Area merangsek ke DPR tuntut pemekaran
Kedatangan ratusan warga ini sempat membuat petugas Pamdal DPR kerepotan.
Rekomendasi