Kayne van Oevelen, Kiper Klub Liga Belanda Berdarah Surabaya Ini Disebut Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Penjaga gawang berusia 21 tahun tersebut dikabarkan berpotensi membela Timnas Indonesia.
Nama penjaga gawang FC Volendam, Kayne van Oevelen, mendadak menjadi perbincangan hangat. Kiper berusia 21 tahun ini dikabarkan berpotensi membela Timnas Indonesia. Lantas, bagaimana hal ini bisa terjadi?
Van Oevelen diketahui memiliki keturunan Indonesia dari nenek pihak ayahnya yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Ia lahir di Zaandam, Belanda, pada tanggal 7 Agustus 2003, dan memiliki tinggi badan mencapai 199 cm. Baru-baru ini, ia berhasil membawa FC Volendam promosi ke Eredivisie 2025/2026.
FC Volendam kini hanya selangkah lagi untuk meraih gelar juara Eerste Divisie 2024/2025, yang merupakan liga kedua di Belanda. Tim ini saat ini telah mengumpulkan 76 poin dengan tiga pertandingan tersisa, dan unggul delapan poin dari Excelsior, yang merupakan pesaing terdekat mereka. Dengan performa gemilang yang ditunjukkan Van Oevelen, banyak yang berharap ia dapat memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang.
Sejak bergabung dengan FC Volendam pada tahun 2022, Van Oevelen telah menunjukkan performa yang cukup baik. Ia telah mencatatkan 30 penampilan untuk klub, dengan hasil sepuluh clean sheet dan mengalami kebobolan sebanyak 30 kali. Pada musim ini, Van Oevelen bermain dalam 29 pertandingan di dua kompetisi yang berbeda, dengan statistik sepuluh nirbobol dan 28 kali kebobolan.
Di awal musim Eerste Divisie, Van Oevelen sempat menjadi pemain cadangan dalam delapan pertandingan pertama. Namun, setelah itu, ia berhasil mengamankan posisi sebagai kiper utama dan tidak tergantikan di bawah mistar gawang FC Volendam.
Belum ada panggilan dari Timnas Belanda
Van Oevelen belum pernah menerima panggilan untuk bergabung dengan Timnas Belanda di level usia manapun. Meskipun demikian, kariernya masih memiliki waktu yang panjang untuk berkembang. Jika dia tetap bersama FC Volendam, ada peluang baginya untuk terus mengasah kemampuannya di Eredivisie pada musim depan. Namun, proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) tampaknya masih jauh dari jangkauannya, terutama karena Timnas Indonesia saat ini sudah memiliki dua penjaga gawang dari kalangan diaspora, yaitu Maarten Paes dan Emil Audero.