Tak Banyak Orang Tahu, Ini 5 Manfaat Membersihkan Lidah untuk Kesehatan
Simak lima manfaat membersihkan lidah bagi kesehatan, di samping menjaga kebersihan mulut yang optimal.
Membersihkan gigi dua kali sehari serta menggunakan benang gigi telah menjadi kebiasaan yang umum dilakukan. Namun, seringkali lidah terabaikan, padahal permukaannya dapat dipenuhi lapisan berwarna putih, kuning, atau bahkan kehijauan.
Penumpukan tersebut dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut, indra perasa, dan kesegaran napas. Praktik membersihkan lidah ini berasal dari tradisi Ayurveda, sebuah sistem pengobatan kuno yang berasal dari India lebih dari 3.000 tahun yang lalu.
Dalam pandangan Ayurveda, tubuh dianggap sebagai kesatuan yang utuh antara fisik, pikiran, dan pencernaan. Dalam tradisi ini, kebiasaan membersihkan lidah dikenal dengan istilah tongue scraping atau jihwa prakshalana, yang dilakukan setiap pagi sebagai bagian dari rutinitas kebersihan diri.
Cara membersihkan lidah cukup sederhana. Setelah menyikat gigi dan menggunakan floss, Anda bisa menggunakan alat pembersih lidah atau sendok untuk menarik perlahan dari bagian belakang ke depan lidah beberapa kali. Melansir dari Everyday Health pada Jumat, 19 Desember 2025, ada lima manfaat yang bisa diperoleh dari kebiasaan membersihkan lidah untuk kesehatan.
Membantu Menjaga Kesehatan Mulut
Menurut National Institutes of Health (NIH), mulut manusia mengandung sekitar 700 jenis bakteri dan jamur. Sebagian dari bakteri tersebut memiliki manfaat, namun ada juga yang dapat menyebabkan masalah seperti gigi berlubang, penyakit gusi, dan penumpukan plak. Menyikat gigi dan menggunakan benang gigi dapat membantu menghilangkan bakteri yang ada di gigi, tetapi bakteri juga bisa menumpuk di permukaan lidah.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa membersihkan lidah dapat mengurangi jumlah bakteri dalam waktu yang singkat. Dalam satu penelitian yang dilakukan pada orang dewasa dengan kesehatan gusi yang baik, pembersihan lidah selama tiga hari terbukti efektif menurunkan jumlah bakteri di lidah, meskipun tidak berpengaruh pada plak gigi.
Penelitian lain yang dilakukan pada anak-anak menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat mengurangi plak setelah 10 hingga 21 hari. Meskipun hasilnya bervariasi dan memerlukan penelitian lebih lanjut, membersihkan lidah dinilai dapat melengkapi rutinitas kebersihan mulut sehari-hari.
Meningkatkan kemampuan merasa
Lapisan yang terdapat pada lidah dapat menyelimuti kuncup pengecap, sehingga membersihkan lidah sangat penting. Dengan melakukan pembersihan, permukaan lidah akan menjadi lebih bersih dan memungkinkan rasa makanan terasa lebih tajam. Menurut Cleveland Clinic, membersihkan lidah dapat membantu memulai hari dengan "palate" yang lebih segar. Selain itu, sebuah studi menunjukkan bahwa membersihkan lidah dua kali sehari selama dua minggu dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam merasakan rasa tertentu, terutama rasa pahit dan asin.
Dalam penelitian tersebut, alat pembersih lidah terbukti lebih efektif dibandingkan sikat gigi dalam meningkatkan sensitivitas terhadap rasa. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa jumlah partisipan dalam studi ini terbatas, sehingga hasilnya masih memerlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan keakuratannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempertimbangkan langkah pembersihan lidah sebagai bagian dari rutinitas kebersihan mulut agar dapat meningkatkan pengalaman merasakan rasa makanan dengan lebih baik.
Membantu Menyegarkan Napas
Bau mulut sering kali disebabkan oleh penumpukan sisa makanan serta bakteri di dalam mulut. Bakteri yang berada di bagian belakang lidah dapat menghasilkan senyawa sulfur yang menimbulkan bau tidak sedap. Oleh karena itu, membersihkan lidah sangat penting untuk menghilangkan bakteri yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi dan benang gigi.
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan pria dengan gigi berlubang dan penyakit gusi, ditemukan bahwa kebiasaan membersihkan lidah dua kali sehari selama satu minggu dapat mengurangi jumlah partisipan yang mengalami bau mulut.
Selain itu, tinjauan dan meta-analisis lainnya juga mengungkapkan bahwa kombinasi menyikat gigi dan membersihkan lidah lebih efektif dalam mengurangi indikasi halitosis dibandingkan hanya menyikat gigi saja.
Dapat Meningkatkan Kinerja Organ Tubuh
Dalam praktik Ayurveda, lidah dianggap sebagai representasi dari organ-organ dalam tubuh. Setiap bagian dari lidah memiliki hubungan dengan organ tertentu, seperti jantung, paru-paru, lambung, dan usus.
Penumpukan lapisan di area tertentu lidah dianggap sebagai indikasi adanya "ama" atau toksin yang berhubungan dengan organ tersebut. Meskipun belum ada dukungan dari penelitian medis konvensional, ajaran Ayurveda percaya bahwa membersihkan lidah dapat membantu menghilangkan ama dan memberikan stimulasi tidak langsung kepada organ-organ tersebut. Keyakinan ini menjadi bagian integral dari rutinitas perawatan diri yang dianut dalam tradisi Ayurveda.
Mampu Meningkatkan Fungsi Pencernaan
Praktik Ayurveda mengaitkan kondisi lidah dengan kesehatan sistem pencernaan. Ketebalan lapisan lidah dianggap sebagai indikator bahwa tubuh belum mampu menyerap nutrisi dengan baik. Oleh karena itu, membersihkan lidah secara teratur diyakini dapat memperbaiki proses pencernaan.
Sebuah penelitian yang melibatkan orang dewasa sehat menunjukkan bahwa mereka yang membersihkan lidah setiap pagi selama empat minggu mengalami perbaikan dalam berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit, bau tinja yang tidak sedap, dan rasa lelah.
Para peneliti berpendapat bahwa tindakan membersihkan lidah dapat meningkatkan kemampuan indra perasa serta kepuasan saat makan. Hal ini berpotensi membuat asupan makanan lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dengan demikian, menjaga kebersihan lidah tidak hanya berdampak pada kesehatan mulut, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan pencernaan secara keseluruhan.