Manfaat dan Cara Kerja Bunga Telang untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Berdasarkan kandungannya, bunga telang memiliki antioksidan yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.
Bunga telang, yang dikenal dengan nama ilmiah Clitoria ternatea, kini semakin banyak digunakan sebagai bahan herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu manfaat yang paling menonjol adalah kemampuannya dalam menurunkan tekanan darah.
Bunga yang memiliki warna biru ini mengandung zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, bagaimana hal ini bisa terjadi? Jika kita melihat lebih dalam ke dalam kandungannya, bunga telang mengandung antioksidan yang berfungsi untuk merelaksasi pembuluh darah.
Dokter spesialis penyakit dalam, Mohammad Pranandi, menjelaskan, "Kalau orang dengan darah tinggi itu pembuluh darah fase vasokonstriksi ya, membuat kencang, seperti pipa makin kecil pipa maka aliran makin deras. Nah, bunga telang ini membuat relaksasi pada pembuluh darah." Dengan demikian, kandungan tersebut dapat membantu mengurangi kekakuan yang terjadi pada pembuluh darah.
Bunga Telang dan Efek Diuretik
Bunga telang juga memiliki efek diuretik, yang membantu membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine. Efek ini sangat bermanfaat bagi pasien yang mengalami tekanan darah tinggi. Dokter spesialis yang berpraktek di Rumah Sakit Pondok Indah - Puri Indah Jakarta, menjelaskan, "Efek diuretik ini kan mengurangi garam yang berlebihan dan air yang berlebihan sehingga mengurangi tekanan pembuluh darah." Dengan demikian, penggunaan bunga telang tidak hanya membantu menurunkan tekanan darah tetapi juga mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Mengenal Lebih dalam Asal Usul dan Ciri-ciri Bunga Telang
Bunga yang dikenal dalam bahasa Inggris sebagai butterfly pea flower adalah tanaman menjalar yang berasal dari kawasan tropis di Asia dan Afrika. "Tanaman ini terkenal karena bunga biru cerahnya yang sering digunakan dalam kuliner dan pengobatan tradisional," seperti yang diungkapkan oleh laman Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan). Tanaman yang juga disebut bunga telang ini memiliki beberapa karakteristik yang menonjol, yaitu:
- Daun berbentuk trifoliate (tiga helai) dengan warna hijau gelap, memberikan kesan rimbun pada tanaman.
- Bunga yang berwarna biru atau ungu dengan bentuk yang khas, sering dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam berbagai makanan dan minuman.
- Batangnya berkayu dan menjalar, dapat tumbuh hingga mencapai panjang 3 meter atau lebih.
- Clitoria ternatea dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah, terutama tanah yang memiliki sistem drainase yang baik.
- Tanaman ini mampu tumbuh pada ketinggian antara 0 hingga 1.200 mdpl dan lebih menyukai tanah yang subur serta lembab.
- Selain itu, bunga telang juga tahan terhadap kondisi kekeringan dan dapat tumbuh di tanah yang bersifat asam.
Cara Menanam Bunga Telang untuk Dikonsumsi
Tanaman bunga telang sering ditemukan tumbuh secara alami di berbagai tempat. Namun, jika ingin menanamnya, Anda dapat memperbanyaknya melalui biji atau stek. Sebelum menanam biji, sebaiknya rendam dalam air selama 24 jam untuk meningkatkan daya tumbuhnya. Jarak tanam yang biasa direkomendasikan adalah 30 x 30 cm. Tanaman ini tidak memerlukan banyak perawatan; cukup disiram secara rutin dan diberi pupuk organik untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Bunga telang dapat dipanen setiap kali tanaman berbunga, yang biasanya berlangsung sepanjang tahun. Bunga ini sering digunakan sebagai pewarna alami dalam berbagai masakan, teh, dan minuman. Selain itu, bunga telang juga bisa ditanam sebagai tanaman penutup tanah yang berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah serta mencegah erosi. Selain manfaat fungsionalnya, keindahan bunga ini menjadikannya pilihan yang populer untuk kebun hias.
"Clitoria ternatea adalah tanaman serbaguna yang tidak hanya memberikan keindahan tetapi juga manfaat nutrisi dan kesehatan. Dengan budidaya yang tepat, tanaman ini dapat menjadi aset berharga dalam pertanian dan kuliner," mengutip laman Kementan RI.
Cara Mengolah Bunga Telang
Bunga telang merupakan salah satu jenis bunga yang termasuk dalam kategori edible flower, artinya bunga ini aman untuk dikonsumsi langsung. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika bunga ini sering dijadikan hiasan dalam berbagai hidangan di restoran-restoran mewah. Selain itu, bunga telang juga dapat diolah menjadi berbagai jenis minuman.
Salah satu resep yang direkomendasikan oleh dr. Danang Ardiyanto, MKM dari UPF Yankestrad Tawangmangu, RSUP Dr. Sardjito adalah:
1. Teh Bunga Telang
Untuk membuatnya, seduh 5-7 kuntum bunga telang yang masih segar atau kering dengan satu gelas air panas. Biarkan selama 5-7 menit, kemudian saring dan nikmati selagi hangat. "Teh ini dapat diminum 1-2 kali sehari untuk membantu menurunkan kadar kolesterol," ungkap Danang. Anda juga bisa menambahkan madu atau perasan jeruk nipis sesuai dengan selera agar rasanya semakin nikmat.
Bunga Telang Juga Dapat Diolah Jadi Jus dan Infused Water
2. Jus Bunga Telang
Untuk membuat jus bunga telang, haluskan 10 kuntum bunga telang segar dengan 1 gelas air matang hingga memperoleh tekstur yang lembut. Setelah itu, saring jus tersebut dan tambahkan 1 sendok makan madu sebagai pemanis alami. Minuman ini sangat baik untuk dikonsumsi sekali sehari sebagai dukungan bagi kesehatan jantung.
3. Infused Water Bunga Telang
Siapkan 5 kuntum bunga telang segar dan rendam dalam 1 liter air matang. Agar rasanya lebih segar, Anda bisa menambahkan irisan lemon. Setelah itu, simpan infused water ini di dalam kulkas selama 4-6 jam. Minuman ini bisa dinikmati sepanjang hari sebagai alternatif pengganti air putih yang menyehatkan.