Bahaya Keseringan Konsumsi Paracetamol, Bisa Sebabkan Kanker Ginjal!
Hal ini diungkapkan Dr. Amit Saple, seorang ahli urologi dari Asian Institute of Nephrology and Urology.
Kanker ginjal kerap disebut sebagai “penyakit yang diam-diam membunuh”, karena seringkali tidak menunjukkan gejala sampai mencapai stadium lanjut. Namun, siapa sangka, sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele justru dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker ginjal.
Menurut Dr. Amit Saple, seorang ahli urologi dari Asian Institute of Nephrology and Urology, banyak dari kebiasaan harian kita—baik dari pola makan hingga gaya hidup—dapat menjadi pemicu munculnya kanker pada organ vital ini. Salah satunya adalah penggunaan parasetamol secara berlebihan.
Berikut adalah 10 kebiasaan harian yang perlu dihindari demi menjaga kesehatan ginjal dan mencegah kanker, seperti dilansir dari Hindustan Times (18/6).
1. Penggunaan Obat Pereda Nyeri Berlebihan
Obat-obatan seperti parasetamol, ibuprofen, dan diklofenak memang umum digunakan, tapi konsumsi jangka panjang dapat merusak jaringan ginjal dan meningkatkan risiko kanker.
2. Jarang Minum Air Putih
Mengandalkan teh atau minuman ringan sebagai pengganti air dapat menyebabkan dehidrasi. Kurangnya cairan membuat fungsi ginjal menurun dan racun menumpuk, sehingga meningkatkan risiko kanker.
3. Konsumsi Garam Berlebihan
Garam berlimpah dalam makanan harian seperti acar, kerupuk, dan makanan cepat saji. Asupan garam tinggi memperberat kerja ginjal dan menciptakan kondisi yang rentan terhadap kanker.
4. Kebiasaan Merokok atau Mengunyah Tembakau
Produk tembakau mengandung zat karsinogenik yang beredar melalui aliran darah dan mencapai ginjal. Ini merupakan salah satu penyebab utama kanker ginjal yang sebenarnya bisa dicegah.
5. Sering Makan Daging Merah atau Olahan
Mengonsumsi daging merah, terutama yang dipanggang atau digoreng, dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya. Mengganti menu harian dengan lebih banyak makanan nabati bisa membantu melindungi ginjal.
6. Gaya Hidup Pasif
Kurang bergerak atau jarang berolahraga dapat menyebabkan obesitas, tekanan darah tinggi, dan resistensi insulin—semua ini merupakan faktor risiko penyakit ginjal dan kanker.
7. Mengabaikan Tekanan Darah dan Gula Darah Tinggi
Hipertensi dan diabetes, yang sering disebut “pembunuh senyap”, juga merusak pembuluh darah kecil di ginjal dan meningkatkan kemungkinan perubahan sel kanker.
8. Konsumsi Alkohol dan Rokok Secara Bersamaan
Gabungan dua kebiasaan buruk ini mempercepat kerusakan ginjal. Mengurangi atau menghentikannya adalah langkah penting untuk pencegahan.
9. Jarang Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Banyak kasus kanker ginjal terdeteksi secara tidak sengaja saat melakukan pemeriksaan kesehatan untuk kondisi lain. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk deteksi dini.
10. Merasa “Saya Pasti Aman”
Merasa kebal terhadap penyakit hanya membuat perubahan gaya hidup tertunda. Jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ginjal atau kanker, evaluasi medis dan gaya hidup sehat sangat dianjurkan.
Menjaga ginjal tetap sehat bukan hanya soal menghindari penyakit, tetapi juga tentang menyadari bahwa gaya hidup kita sehari-hari dapat membawa dampak jangka panjang. Menghindari kebiasaan di atas dan menerapkan pola hidup sehat bisa menjadi langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah kanker ginjal.