8 Mei Diperingati Sebagai Hari Kanker Ovarium Sedunia, Ini Sejarah Hingga Tema di 2025
Hari Kanker Ovarium Sedunia, yang diperingati setiap 8 Mei, bertujuan meningkatkan kesadaran global tentang kanker ovarium dan pentingnya deteksi dini.
Setiap tanggal 8 Mei, dunia memperingati Hari Kanker Ovarium Sedunia untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker ovarium, salah satu penyakit mematikan yang menyerang wanita. Di tahun 2025, tema "No Woman Left Behind" mengajak semua pihak—pasien, penyintas, tenaga medis, hingga masyarakat—untuk bersatu melawan kanker ini melalui edukasi, deteksi dini, dan dukungan. Berikut ulasan lengkap terkait Hari Kanker Ovarium mulai dari Sejarah Hingga Tema yang dibawa tahun ini.
Mengapa Hari Kanker Ovarium Sedunia Penting?
Kanker ovarium sering disebut sebagai "pembunuh senyap" karena gejalanya, seperti kembung, nyeri panggul, atau kesulitan makan, kerap diabaikan. Peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mengenali gejala dan melakukan pemeriksaan rutin. Selain itu, hari ini juga menjadi ajang untuk mendukung penyintas dan menggalang dana bagi penelitian pengobatan yang lebih efektif. Dengan kesadaran yang lebih tinggi, peluang untuk mendeteksi kanker ovarium pada tahap awal akan meningkat, sehingga memperbesar harapan kesembuhan.
Tema 2025: Bersama Kita Lebih Kuat
Untuk tahun 2025, tema yang diusung adalah “No Woman Left Behind”, yang berfokus pada perlunya kesadaran yang lebih baik dan deteksi dini sehingga hasil bagi perempuan dapat ditingkatkan. Kampanye ini mengajak orang-orang untuk bergabung dalam percakapan di media sosial menggunakan tagar #WOCD2025.
Salah satu tantangan terbesar kanker ovarium adalah banyak orang tidak menyadarinya hingga semuanya terlambat . Faktanya, survei terbaru oleh koalisi di 22 negara berpenghasilan rendah dan menengah menemukan bahwa hampir 75% wanita yang didiagnosis menderita kanker ovarium, bahkan belum pernah mendengar tentang penyakit tersebut sebelum mereka didiagnosis. Karena kurangnya kesadaran ini, penyakit ini sering tidak terdeteksi hingga mencapai stadium lanjut, sehingga pengobatan menjadi lebih sulit dan hasilnya kurang positif.
Sejak diperingati pertama kali pada 2013, Hari Kanker Ovarium Sedunia telah berhasil membangun solidaritas melalui seminar, kampanye media sosial dengan tagar seperti #WorldOvarianCancerDay, dan acara penggalangan dana di berbagai negara.
Yuk Berkontribusi
Siapa pun bisa ikut andil dalam perjuangan melawan kanker ovarium. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
Dengan langkah kecil ini, Anda turut memperkuat perjuangan global melawan kanker ovarium. Mari bersama-sama wujudkan dunia yang lebih aware dan peduli terhadap kesehatan wanita!