Legislator Jabar Dorong Percepatan Pembangunan Tol Cigatas, Target Tuntas 2027
Anggota DPRD Jabar terus mendesak percepatan Pembangunan Tol Cigatas yang ditargetkan rampung 2027, diharapkan membawa dampak positif bagi ekonomi Priangan Timur.
Legislator Jawa Barat aktif mendorong percepatan proyek infrastruktur vital di wilayahnya. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Yod Mintaraga, menargetkan Pembangunan Tol Cigatas rampung pada akhir tahun 2027.
Dorongan ini datang dari Komisi IV DPRD Jabar yang terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. Proyek Jalan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya (Cigatas) diharapkan segera terealisasi penuh untuk meningkatkan konektivitas.
Saat ini, tahapan proyek fokus pada pembebasan lahan yang telah mencapai wilayah Kabupaten Garut. Kehadiran tol ini sangat dinantikan untuk membuka akses dan potensi ekonomi daerah di Jawa Barat bagian selatan.
Target dan Progres Pembangunan Tol Cigatas
Yod Mintaraga, yang merupakan wakil dari Priangan Timur, menegaskan komitmennya untuk mengawal Pembangunan Tol Cigatas. Ia berharap proyek strategis ini dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan, yaitu akhir tahun 2027.
"Saya ingin mempercepat pembangunan Tol Cigatas lah, mudah-mudahan akhir 2027 selesai," kata Yod Mintaraga di Kabupaten Garut, Sabtu. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga intensif dalam pembangunan infrastruktur jalan, sejalan dengan upaya DPRD Jabar.
DPRD Jabar dan pemerintah provinsi terus mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan jalan tol tersebut. Progres terkini menunjukkan bahwa tahapan pembebasan lahan untuk proyek tol Cigatas telah mencapai Kabupaten Garut.
"Pembebasan lahannya sudah sampai Garut," katanya. Proses ini merupakan langkah krusial sebelum konstruksi fisik dapat dimulai secara menyeluruh di sepanjang jalur Tol Cigatas.
Dampak Ekonomi dan Konektivitas Wilayah
Pembangunan Tol Cigatas diproyeksikan akan membawa dampak positif signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. Terutama, wilayah selatan Jawa Barat, khususnya Priangan Timur seperti Garut, Tasikmalaya, dan daerah sekitarnya, akan merasakan manfaatnya.
Tol ini akan menjadi penghubung penting antara jalur tengah dan jalur selatan di Jawa Barat. Konektivitas yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan sektor pariwisata di daerah tersebut.
Yod Mintaraga menekankan bahwa sebagai wakil dari Priangan Timur, ia memiliki tanggung jawab besar untuk mendorong kemajuan daerahnya. Oleh karena itu, percepatan pembangunan infrastruktur seperti Tol Cigatas menjadi prioritas utama.
"Saya wakil dari Priangan Timur, jadi harus mendorong kemajuan Priangan Timur," katanya. Pemerintah daerah juga diimbau untuk mempersiapkan infrastruktur pendukung, termasuk pembangunan jalan konektivitas yang menghubungkan jalan tol dengan jaringan jalan lainnya.
Perencanaan Tata Ruang dan Kolaborasi Pemerintah
Pentingnya perencanaan tata ruang yang matang ditekankan dalam konteks pembangunan Tol Cigatas ini. Tata ruang yang baik akan memastikan integrasi tol dengan pengembangan wilayah secara keseluruhan, termasuk area sekitarnya.
Konektivitas antara jalur tengah dan selatan memerlukan penataan ruang yang komprehensif. "Jadi, harus ada konektivitas jalur tengah ke selatan, dan itu harus disiapkan tata ruangnya," kata Yod.
Kolaborasi antara DPRD Jabar, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Sinergi antarlembaga diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan, termasuk pembebasan lahan dan pendanaan proyek infrastruktur strategis ini.
Sumber: AntaraNews