DPR Minta Pemerintah Perkuat Pengawasan Cegah Hantavirus, Perlindungan ABK Harus Jadi Perhatian
Langkah pencegahan harus dilakukan sejak awal, terutama terhadap seluruh kapal pesiar yang masuk wilayah Indonesia.
Anggota Komisi IX DPR Vita Ervina mengharapkan pemerintah segera memperkuat sistem pengawasan dan penapisan kesehatan, terutama di wilayah perairan Indonesia, guna mencegah masuknya virus hanta ke daratan.
"Kita tentu berharap perbatasan di perairan kita ada skrining khusus supaya virus tersebut tidak sampai masuk ke Indonesia. Perlindungan terhadap ABK (Anak Buah Kapal) kapal pesiar juga harus menjadi perhatian," kata Vita di sela kunjungan ke Kabupaten Magelang untuk sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Magelang, Senin (11/5), demikian dikutip Antara.
Peningkatan kekhawatiran terharap penyebaran virus hanta di kapal pesiar, kata dia, perlu mendapat perhatian serius berbagai pihak terkait.
Dia menilai langkah pencegahan harus dilakukan sejak awal, terutama terhadap seluruh kapal pesiar yang masuk wilayah Indonesia.
Penapisan kesehatan, menurut dia, tidak hanya dilakukan kepada penumpang, tetapi juga ABK yang memiliki risiko tinggi terpapar virus tersebut selama perjalanan.
Pengecekan Kesehatan Internal Awak Kapal
Selain pemeriksaan di pelabuhan, kata Vita, kapal pesiar juga diminta melakukan pengecekan kesehatan secara internal sebelum bersandar.
Hal itu, ujar Vita, penting untuk mencegah terjadinya penularan antar-penumpang maupun antar-awak kapal selama berada di perjalanan.
Vita menyampaikan bahwa pengawasan tidak boleh dianggap sepele hanya karena kasus terjadi di tengah laut. Sebab, katanya, potensi penularan tetap bisa terjadi ketika penumpang atau awak kapal turun ke daratan.
"Jangan berpikir karena itu terjadi di kapal pesiar lalu tidak akan masuk ke kita. Ketika mereka turun dari kapal, tentu ada kemungkinan menjangkiti masyarakat di darat. Karena itu skrining harus diperkuat," kata dia.
Dia juga mendorong seluruh operator kapal pesiar meningkatkan standar kesehatan dan memberikan perhatian khusus kepada seluruh ABK maupun penumpang, demi mencegah penyebaran virus semakin meluas.
Dia mengharapkan pemerintah segera mengambil langkah antisipatif melalui pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat di pintu masuk pelabuhan internasional sehingga penyebaran virus dapat dicegah sejak dini.