Wapres Gibran soal Banjir Semarang: Giant Sea Wall Semoga Bisa Selesai
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berharap pembangunan Giant Sea Wall mampu mengurangi dampak banjir Semarang.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti banjir yang melanda kawasan Pantura Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah, selama hampir dua pekan terakhir.
Ia menyatakan pemerintah pusat tengah menyiapkan langkah strategis mengatasi banjir melalui pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) di Semarang.
“Jadi banjir di Semarang menjadi sorotan. Nanti setelah kita tengok, kita bisa temukan solusi bersama. Pembangunan kolam retensi dan Giant Sea Wall diharapkan bisa mengurangi banjir di Semarang,” ujar Gibran saat menghadiri acara di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Jalan Sawah Besar Timur, Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Minggu (2/11).
Perlu Sinergi
Menurutnya, masalah banjir di Semarang memerlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar solusi yang diambil dapat berjalan efektif.
Ia menegaskan bahwa proyek Giant Sea Wall dan kolam retensi menjadi prioritas utama dalam penanganan banjir jangka panjang.
“Semoga ke depan, selain kolam retensi, pembangunan Giant Sea Wall juga bisa segera diselesaikan,” katanya.
Kawal Program Sosial Pemerintah
Dalam kesempatan yang sama, Wapres juga meminta para kepala daerah di Jawa Tengah untuk mengawal pelaksanaan program-program unggulan nasional yang tengah dijalankan bersama Presiden Prabowo Subianto.
Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, serta berbagai bantuan sosial (bansos) yang dijadwalkan cair pada akhir tahun ini.
“Mohon dikawal juga program-program lain seperti MBG, cek kesehatan gratis, sekolah rakyat, sekolah Garuda, dan bansos-bansos yang cair di akhir tahun ini. Pastikan terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, dan penerima memanfaatkannya dengan benar,” ujar Gibran.
Ia mengingatkan agar seluruh program bantuan tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak semestinya.
“Jangan sampai digunakan untuk judi online atau hal-hal yang tidak semestinya,” tegasnya.