Wakapolri Ajak Perwira Akpol 1990 Gelar Bakti Sosial di Flores Timur NTT
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama perwira Akpol 1990 menggelar bakti sosial di Flores Timur, NTT, meresmikan sumur bor hingga bantu warga. Apa saja kegiatannya?
Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo memimpin rombongan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990 dalam sebuah kegiatan bakti sosial di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko di Bandara El Tari pada Sabtu siang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Fokus utama bakti sosial ini adalah menyentuh berbagai aspek kemasyarakatan di wilayah hukum Polres Flores Timur.
Rangkaian program yang direncanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Kehadiran para jenderal ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat setempat.
Bakti Sosial Akpol 1990: Fokus pada Kebutuhan Dasar Masyarakat
Program bakti sosial Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi warga Flores Timur. Berbagai bantuan dan peresmian fasilitas dilakukan di beberapa titik strategis, menunjukkan komitmen kuat dari angkatan kepolisian tersebut.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Hendry Novika Chandra menjelaskan bahwa program ini mencakup beberapa inisiatif penting. Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup mereka di daerah terpencil.
Beberapa aspek kemasyarakatan yang menjadi sasaran program bakti sosial ini meliputi:
- Peresmian sumur bor untuk penyediaan air bersih.
- Peresmian tower Early Warning System (EWS) sebagai sistem peringatan dini.
- Pemberian bantuan sosial (bansos) kepada warga yang membutuhkan.
Inisiatif ini menunjukkan perhatian Polri terhadap kesejahteraan dan keamanan masyarakat, khususnya di wilayah yang memerlukan dukungan lebih.
Kehadiran Petinggi Polri dan Dampak Positifnya
Kehadiran Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo tidak sendiri, ia didampingi oleh sejumlah perwira tinggi lulusan Akpol 1990. Mereka adalah Irjen Pol Umar Effendi (Dosen Kepolisian Utama Tk. I STIK Lemdiklat Polri), Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga (Kakorsabhara Baharkam Polri), dan Irjen Pol Iman Prijantoro (Auditor Kepolisian Utama Tingkat I di Itwasum Polri).
Selain itu, turut hadir pula Irjen Pol Nurworo Danang (Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri) dan Brigjen Pol Agung Julianto (Karorenmin Baharkam Polri). Kehadiran para jenderal ini menunjukkan kuatnya komitmen angkatan Akpol 1990 untuk terus hadir membantu masyarakat.
Menurut Kombes Pol Hendry, kehadiran para pemimpin Polri ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pelayanan kepolisian di daerah. Selain bakti sosial, Wakapolri juga dijadwalkan meninjau dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) SPN Polda NTT. Ini menegaskan fokus Polri tidak hanya pada keamanan, tetapi juga pada aspek sosial dan gizi masyarakat.
Sumber: AntaraNews