Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri menunjukkan komitmennya dalam membantu penanganan bencana alam. Pasca banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Brimob memberikan solusi dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan sumur bor dan pemasangan tandon air bersih di lokasi terdampak.
Komandan Pasukan (Danpas) Brimob I, Brigjen Anang Sumpena meninjau langsung proses pembuatan sumur bor dan pemasangan tandon air di Gang Sayur, Dusun Subur, Desa Durian, Kecamatan Rantau.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan berjalan optimal serta fasilitas air bersih dapat segera dimanfaatkan warga.
Advertisement
Anang Sumpena mengatakan, kehadiran Polri di lokasi bencana tidak hanya bersifat tanggap darurat, tetapi juga diarahkan pada pemulihan jangka menengah dan panjang.
“Pasca banjir, air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak bagi masyarakat. Karena itu, kami membangun sumur bor dan tandon air agar warga memiliki akses air bersih yang berkelanjutan, tidak hanya sementara,” kata Anang dalam keterangannya, Jumat (19/12).
Pembangunan sumur bor di Desa Durian ini disebutnya merupakan bagian dari rencana besar Polri dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Advertisement
Berdasarkan data perencanaan, pembangunan sumur bor tahap I direncanakan menyasar 100 titik di berbagai kecamatan dan desa dengan prioritas wilayah padat penduduk dan daerah rawan krisis air bersih. Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata.
Dalam pelaksanaannya, personel Brimob bekerja secara gotong royong bersama warga setempat. Selain mempercepat proses pembangunan, pola ini juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat di tengah situasi pascabencana.
Salah seorang warga Desa Durian, Mulyadi (45) mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan.
“Sejak banjir, kami sangat kesulitan air bersih. Kehadiran Brimob yang membangun sumur bor ini sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari. Kami merasa tidak sendirian,” ujar Mulyadi.
Advertisement
Selain meninjau pengerjaan, Anang juga berdialog dengan warga serta memberikan motivasi kepada personel yang bertugas di lapangan. Ia menegaskan, Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Melalui pembangunan sumur bor ini, Polri tidak hanya membantu pemulihan pascabencana, tetapi juga menghadirkan solusi konkret yang berdampak langsung bagi keberlangsungan hidup masyarakat terdampak banjir.
“Ini adalah bagian dari tugas kemanusiaan Polri. Kami berkomitmen untuk terus membantu masyarakat Aceh Tamiang agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal,” pungkasnya.