Viral Kasus Penculikan Anak di Medan Minta Tebusan Rp50 Juta, Pelakunya Ternyata Masih Keluarga
ZAN yang masih berusia tujuh tahun menjadi korban penculikan di Kota Medan.
ZAN yang masih berusia tujuh tahun menjadi korban penculikan di Kota Medan. ZAN merupakan siswa dari Sekolah Islam Nur Fadhilah yang berada di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Tiga orang pelaku bahkan meminta tebusan senilai Rp50 juta. Kasus penculikan ini viral usai orang tua korban mengungkapkan kejadian yang menimpa anaknya ke media sosial.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan, AKP Riffi Noor Faizal, mengatakan penculikan itu terjadi pada Kamis (31/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu korban baru saja pulang sekolah. Namun, para pelaku memaksa korban untuk ikut yang sedang berada di perkarangan sekolah.
“Aksi penculikan terekam kamera CCTV di area sekolah. Orang tua yang mengetahui anaknya diculik langsung membuat laporan polisi;” kata Riffi, Jumat (1/8).
Riffi menjelaskan para pelaku sempat membawa korban ke rumah orangtuanya di Kompleks Permata Asami Residence, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Korban dibawa para pelaku menggunakan mobil.
“Kemudian, pelaku meletakkan surat di depan pintu yang memberitahukan jika korban diculik. Pelaku juga meminta tebusan Rp50 juta,” jelasnya.
Bukan hanya itu, para pelaku juga mengirim pesan ke orang tua korban lewat aplikasi WhatsApp. Pesan tersebut berisi permintaan uang tebusan dan ancaman. Setelah polisi melakukan penyelidikan, ZAN akhirnya ditemukan di kawasan Kelurahan Martubunh, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan Medan.
“Kami memburu pelaku dan berhasil menangkap tiga tersangka yaitu Firda Hermayati, Nurhayati, dan Julia Hasibuan,” ungkap Riffi.
Satu dari tiga pelaku diketahui kerabat dekat korban. Pelaku bernama Firda Hermayati merupakan sepupu dari ibu korban. Ketiga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda.
"Kami sudah mengamankan para tersangka dan masih sekarang dalam proses pemeriksaan," ucap Riffi.
Kendati demikian, polisi belum bisa mengungkapkan motif di balik penculikan itu. Saat ini korban telah diserahkan ke keluarganya.