Sorot
{{caption}}
Empat Hari Penuh Duka bagi Polri

{{caption}}
Di Balik Dugaan Teror Molotov Rumah Advokat

{{caption}}
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi

{{caption}}
HUT Kostrad Diramaikan dengan Ajang Lari dan Pameran Alutsista

{{caption}}
Sulardi Curiga Rumahnya Sudah Diintai Sebelum Dilempar Molotov

{{caption}}
Teror Diduga Bom Molotov Sasar Rumah Advokat

Topik Terkait
{{caption}}
Kronologi Anggota TNI dan Warga Diduga Keroyok 3 Polisi di Mubar Sultra

Akibat pengeroyokan itu, tiga anggota polisi mengalami luka-luka pada bagian mulut dan hidung.

{{caption}}
VIDEO: Sosok Kombes Armaini Tugas di Propam, Bikin AKP Dadang Gemetar Dibentak Keras di Sidang Etik

Sosok Kabag Binetika Rowabprof Divpropam Polri Kombes Armaini membacakan putusan terhadap mantan Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

{{caption}}
VIDEO: Tegas Kombes Pimpin Sidang Etik Bentak AKP Dadang "Yang Jelas Ngomongnya!"

AKP Dadang tampak mengenakan baju tahanan penempatan khusus (patsus) yang berwarna kuning

{{caption}}
VIDEO: Penampakan AKP Dadang Syok Tertunduk Lemas Dipecat Tak Hormat Kasus Polisi Tembak Polisi

Putusan itu mengejutkan hingga Dadang tertunduk lemas di depan majelis hakim sidang etik

{{caption}}
Wajah Lesu Dadang Iskandar Usai Dipecat Tidak Hormat dari Polri

Pemecatan Dadang tersebut diputus dalam sidang etik yang digelar Divisi Propam Polri pada Selasa (26/11) pagi hingga malam.

{{caption}}
VIDEO: Sidang Kode Etik AKP Dadang Dibentak Kombes, Dipecat Buntut Tembak Kasat Reskrim

AKP Dadang Iskandar dijatuhi hukuman etik berupa pemberhentian dengan tidak hormat dari kepolisian atau PTDH.

{{caption}}
Kapolri Copot Kapolres Dairi Buntut Penganiayaan Anak Buah

Sadar pemukulan itu sebuah kesalahan, AKBP Reinhard meminta maaf.

{{caption}}
Profil AKBP Reinhard yang Pukuli 2 Anak Buah Hingga Masuk RS, Baru Sebulan Jabat Kapolres Dairi

Reinhard menilai tindakan itu bukanlah pemukulan. Namun bagian dari hukuman terhadap anggotanya lantaran tak profesional ketika bertugas.

{{caption}}
Dicopot dari Jabatannya, Begini Kronologi Kapolres Dairi Pukuli Dua Anak Buah sampai Masuk RS

Kapolres Dairi AKBP Reinhard H Nainggolan dinonaktifkan sementara dari jabatannya buntut dari kasus pemukulan anak buahnya

{{caption}}
Pukul Dua Anggota hingga Masuk Rumah Sakit, Ini Pengakuan Kapolres Dairi

Kapolres Dairi AKBP Reinhard H Nainggolan angkat bicara soal pemukulan yang dilakukannya terhadap dua anggotanya hingga mereka terpaksa dirawat di rumah sakit.

{{caption}}
Nestapa Wanita M, Dianiaya hingga Dicekoki Sabu oleh Terduga Polisi

Kejadian itu berlangsung sejak 2023 silam dan sangat mengguncang psikologis M.

{{caption}}
Kasus Penganiayaan Taufik Hidayat, Kondisi Yuvita Tri Rizki Mulai Membaik

LPSK menyebut Yuvita sudah bisa diajak berkomunikasi.

{{caption}}
Pelajar SMP di Lumajang Meninggal Diduga Dianiaya Teman Sekelas

Korban sempat mengalami sakit kepala berkepanjangan hingga kondisinya kritis sebelum akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

{{caption}}
Mata Nyaris Copot, Pedagang Warung di Kuta Dianiaya hingga Dihantam Beton

Korban yang saat itu menjaga warungnya, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat di bagian mata kanan.

{{caption}}
Gubernur Jabar Salurkan Hadiah Sayembara Korban Penyekapan untuk Masa Depan Keluarga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan hadiah sayembara penangkapan pelaku penyekapan senilai Rp250 juta kepada keluarga korban, memastikan Hadiah Sayembara Korban Penyekapan ini jadi bekal masa depan.

{{caption}}
Sebelum Melarikan Diri, Taufik Hidayat Sempat Antar Kekasihnya ke Rumah Sakit

Mulanya, pelaku datang bersama penjaga indekos yakni Resa ke RSUD Ujungberung.