Trivia CFD Cikarang: Ratusan Warga Nikmati Udara Sehat Bebas Polusi, UMKM Lokal Bergeliat!
Car Free Day Cikarang kembali digelar di Kabupaten Bekasi, menarik ratusan warga untuk berolahraga dan menikmati udara bersih. Simak dampak positifnya bagi kesehatan dan ekonomi lokal!
Car Free Day (CFD) Cikarang kembali memeriahkan akhir pekan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan antusiasme luar biasa dari ratusan warga. Kegiatan ini berlangsung di sepanjang Jalan Cikarang Baru Raya hingga Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, sejak pagi hari.
Masyarakat berbondong-bondong datang untuk menikmati suasana bebas polusi dan melakukan berbagai aktivitas olahraga. Inisiatif ini menjadi wadah penting bagi warga Cikarang untuk menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah kesibukan kota.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Sukmawatty Karnahadijat, menyatakan kegembiraannya atas kolaborasi yang terjalin. Ia menekankan bahwa CFD Cikarang sangat bermanfaat untuk menikmati udara segar tanpa asap kendaraan bermotor.
Manfaat Udara Sehat dan Aktivitas Fisik
Car Free Day Cikarang secara signifikan berkontribusi pada pengurangan polusi udara di kawasan tersebut, memberikan kesempatan langka bagi warga untuk menghirup udara segar. Sukmawatty Karnahadijat menegaskan, "Kalau untuk signifikansi terhadap polusi jelas ya. Di titik ini saja kita bisa melihat masyarakat berjalan santai dan menghirup udara segar tanpa asap kendaraan."
Kendaraan dihentikan dari titik-titik tertentu, memastikan area CFD bebas dari lalu lalang kendaraan bermotor. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang ideal untuk berolahraga, seperti lari, jalan santai, atau senam bersama, yang disambut baik oleh masyarakat.
Sinta (16), warga Desa Pasir Gombong, mengungkapkan kegembiraannya bisa menjaga kesehatan sekaligus menjalin silaturahmi. "Bagus banget kalau diadakan sebulan sekali, bisa ketemu teman tanpa disengaja, terus bisa menjaga kesehatan tubuh juga," ujarnya.
Senada dengan Sinta, Zaskia (17) dari Kampung Sempu Darussalam merasakan perubahan positif. Dari yang semula jarang berolahraga, ia kini lebih aktif bergerak. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan sehat di kalangan warga Cikarang.
Geliat Ekonomi dan Pelayanan Publik di CFD Cikarang
Selain menjadi pusat aktivitas fisik, Car Free Day Cikarang juga menjadi pendorong ekonomi lokal dan pusat pelayanan publik. Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut meramaikan acara dengan menjajakan berbagai produk, khususnya kuliner.
Kehadiran UMKM ini sengaja difasilitasi pemerintah daerah untuk menciptakan geliat ekonomi di wilayah tersebut. Sukmawatty menjelaskan, "Kami sengaja menghadirkan UMKM agar ada juga geliat ekonomi di wilayah ini. Jadi masyarakat bisa berolahraga sambil menikmati kuliner."
Tidak hanya itu, berbagai pelayanan publik gratis juga tersedia, seperti layanan donor darah dan cek darah dari PMI, serta SIM keliling dari Polres Metro Bekasi. Kehadiran layanan ini menambah daya tarik dan manfaat bagi masyarakat yang berkunjung.
Sinta menambahkan bahwa keberadaan gerai pelayanan publik dan aneka ragam kuliner UMKM membuat suasana semakin meriah dan menarik minat banyak orang. Ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk semakin dekat dengan masyarakatnya.
Harapan Keberlanjutan dan Kolaborasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap Car Free Day Cikarang dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, bahkan bisa dilaksanakan secara mandiri oleh pihak pengembang Jababeka. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi dasar harapan ini.
Sukmawatty Karnahadijat menyatakan, "Mudah-mudahan bisa menjadi agenda rutin, bukan hanya diinisiasi oleh kami, tetapi juga oleh pihak Jababeka. Karena masyarakat membutuhkan ruang yang segar, santai, tanpa asap bermotor dan tanpa asap rokok."
Pelaksanaan CFD selama ini mengacu pada surat keputusan Bupati Bekasi dan melibatkan lintas sektor, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta Disbudpora. Petugas kepolisian dan Jababeka sebagai pemilik wilayah juga turut berperan aktif dalam penyelenggaraannya.
Warga seperti Zaskia sangat berharap kegiatan ini bisa digelar rutin setiap minggu. "Semoga bisa digelar rutin setiap minggu agar warga memiliki ruang sehat dan terbuka untuk beraktivitas," katanya, menunjukkan kebutuhan akan ruang publik yang sehat dan aktif.
Sumber: AntaraNews