Tragis, Korban Kerusuhan Elelim Ditemukan Tewas Penuh Anak Panah, Bagaimana Kronologinya?
Nasir Daeng Mappa, korban hilang dalam kerusuhan Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, ditemukan meninggal dunia dengan tubuh penuh anak panah. Simak detail penemuan tragis ini.
Jayapura, Papua Pegunungan - Jenazah Nasir Daeng Mappa, yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat kerusuhan di Elelim, Kabupaten Yalimo, akhirnya ditemukan. Kabar duka ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito pada Minggu (21/9).
Nasir Daeng Mappa merupakan orang tua dari Dafa, yang juga menjadi korban penganiayaan dalam insiden yang sama. Penemuan jenazah tersebut terjadi pada Jumat (20/9) di belakang camp Paesa, Benawa, setelah beberapa hari pencarian intensif.
Kombes Cahyo Sukarnito mengonfirmasi bahwa kondisi jenazah saat ditemukan sangat memprihatinkan. "Korban ditemukan dengan tubuh dipenuhi anak panah," ujarnya, menggambarkan kekejaman insiden yang menimpa korban di tengah kerusuhan Elelim.
Kronologi Penemuan Jenazah Korban Kerusuhan Elelim
Nasir Daeng Mappa telah dilaporkan hilang sejak Selasa (16/9) menyusul kerusuhan yang pecah di Elelim. Insiden bermula ketika kendaraan roda empat yang dikemudikannya dibakar oleh massa tak dikenal.
Saat kejadian, Nasir bersama kedua anaknya, Dafa dan Ativa, sempat berusaha melarikan diri dari lokasi. Namun, dalam kekacauan tersebut, Nasir terpisah dari anak-anaknya dan keberadaannya tidak diketahui.
Kedua anak Nasir, Dafa dan Ativa, kemudian ditemukan oleh seorang sopir rute Jayapura-Wamena dalam kondisi terluka parah. Mereka mengalami luka-luka akibat benda tajam dan segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Jayapura.
Pencarian terhadap Nasir Daeng Mappa terus dilakukan oleh aparat kepolisian. Pada Kamis (19/9), saat anggota melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyisiran di camp Paesa, mereka menemukan jenazah Muhamad Rusli, seorang sopir lain yang juga menjadi korban kerusuhan.
Penyisiran lanjutan yang dilakukan pada Jumat (20/9) akhirnya membuahkan hasil. Anggota kepolisian berhasil menemukan jenazah Nasir Daeng Mappa di lokasi yang sama dan segera mengevakuasinya ke Elelim untuk proses lebih lanjut. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang penuh harap.
Rencana Evakuasi dan Pemakaman
Setelah penemuan dan evakuasi jenazah, Polda Papua segera menyusun rencana untuk membawa Nasir Daeng Mappa pulang ke kampung halamannya. Jenazah akan dievakuasi dari Elelim menuju Sentani sebagai langkah awal.
Dari Sentani, jenazah Nasir Daeng Mappa rencananya akan diterbangkan ke Makassar. Pemakaman akan dilaksanakan di kampung halaman korban, memberikan kesempatan bagi keluarga untuk memberikan penghormatan terakhir.
Meskipun demikian, Kombes Cahyo Sukarnito menambahkan bahwa jadwal pasti pengiriman jenazah ke Makassar masih menunggu informasi lebih lanjut dari Elelim. Proses administrasi dan logistik sedang diurus untuk memastikan kelancaran pemulangan jenazah korban kerusuhan Elelim ini.
Sumber: AntaraNews