Tokoh Muda NU Digadang Gantikan Gus Miftah sebagai Utusan Presiden, Ini Pesan Kiai Karismatik Banyuwangi
Nama Gus Farkhan Evendi muncuat sebagai calon pengganti Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama
Nama Gus Farkhan Evendi muncuat sebagai calon pengganti Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Tokoh muda NU ini banyak didukung untuk menjadi pembantu Presiden merawat kerukunan beragama di Indonesia.
Dukungan datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda KH Suyuti Toha. Suyuti memberikan doa dan dukungan kepada Ketua Umum Majelis Roiyah Indonesia (MRI) itu untuk meneruskan posisi yang ditinggalkan Gus Miftah.
Dalam pertemuan di kediaman KH Suyuti, Gus Farkhan didampingi oleh KH. Abdul Malik dari Sidoarjo, KH. Nasiruddin Arif dari Surabaya, dan Gus Muhlis dari Sidoarjo.
KH Suyuti Toha, seorang kiai karismatik di Banyuwangi. Dia menyampaikan harapannya agar Gus Farkhan dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik.
"Bismillah Gus Farkhan bisa menjadi pembantu presiden yang amanah. Syarat menjadi pemimpin harus ihlas dan jujur, berjuang untuk kepentingan bangsa, rakyat, dan agama. InsyaAllah saya doakan jadi,” tutur KH. Suyuti dikutip Selasa (17/12).
Pesan KH Suyuti
Lebih lanjut, KH Suyuti juga memberikan nasihat penting kepada Gus Farkhan bila dipercaya menjadi utusan Presiden.
"Jika nanti diberi jalan untuk menjabat, jangan lupa tiga perkara: pertama, tahu diri; kedua, tahu situasi; dan ketiga, harus istiqomah atau disiplin. Jika berpegang pada tiga hadis nabi ini, insyaAllah tidak akan rusak," ujar dia.
Suyuti juga mengingatkan Gus Farkhan untuk mendampingi Prabowo Subianto dalam mengembalikan martabat bangsa Indonesia, memakmurkan rakyat, serta mengatasi krisis pangan dan air.
Sebagai pendukung setia Prabowo Subianto, Suyuti turut memberikan dukungan di Pilpres 2024. Kedekatan beliau dengan Prabowo terjalin sejak awal 2000-an, dan saat Prabowo menjabat sebagai Menhan. Prabowo sempat mengunjungi KH Suyuti di Banyuwangi pada 30 Desember 2022.
Dukungan KH Suyuti kepada Gus Farkhan diharapkan dapat memberikan dorongan positif dalam menjalankan tugas sebagai Utusan Khusus Presiden dan memperkuat kerukunan umat antar agama di Indonesia.