TMMD Basel Perbaiki Rumah Warga Pulau Lepar, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan bergerak cepat perbaiki rumah tidak layak huni di Pulau Lepar, wujudkan kepedulian TNI pada rakyat.
Satuan tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan (Basel) memulai program perbaikan rumah di Desa Penutuk, Pulau Lepar. Inisiatif ini menyasar rumah milik Iwan yang sebelumnya tidak layak huni, kini akan direnovasi menjadi tempat tinggal yang lebih baik dan aman.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen TNI dalam program TMMD tahun 2026 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perbaikan rumah ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Dandim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, menyatakan bahwa progres renovasi telah mencapai 35 persen. Dengan kecepatan pengerjaan yang ada, diharapkan rumah ini segera dapat dihuni kembali oleh pemiliknya setelah rampung.
Gotong Royong Percepat Progres Perbaikan Rumah TMMD Basel
Proses perbaikan rumah milik Iwan di Pulau Lepar dilaksanakan secara kolaboratif dan gotong royong. Personel Satgas TMMD berkolaborasi erat dengan masyarakat desa setempat untuk mempercepat pengerjaan renovasi.
Letkol Inf Agus Wicaksono menjelaskan, teknis pengerjaan difokuskan pada perbaikan fundamental seperti atap, dinding, dan lantai. Ini bertujuan agar rumah tersebut memenuhi standar kesehatan dan keamanan yang layak huni bagi keluarga.
Gerakan gotong royong yang ditunjukkan warga desa tidak hanya membantu mempercepat proses penyelesaian perbaikan. Namun, hal penting dari gerakan itu adalah mengimplementasikan sikap persatuan kesatuan untuk saling tolong menolong.
Semangat kebersamaan ini juga memperkuat ikatan sosial antarwarga dan antara TNI dengan rakyat. Ini mencerminkan esensi dari program TMMD yang mengedepankan kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa.
Harapan Baru Bagi Iwan Melalui Program TMMD Basel
Iwan, pemilik rumah yang beruntung mendapatkan bantuan, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas inisiatif Satgas TMMD. Ia mengakui bahwa kondisi rumahnya sebelumnya sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak huni.
"Rumah saya kondisinya memang tidak layak huni karena atap bocor, dinding terbuat dari kayu yang sudah lapuk," kata Iwan, menggambarkan kondisi huniannya. Kondisi tersebut tentu saja berdampak pada kenyamanan dan kesehatan penghuninya, terutama saat musim hujan.
Namun, kini ada harapan besar untuk perubahan yang lebih baik berkat intervensi dari program TMMD. Setelah mulai diperbaiki, Iwan melihat perubahan signifikan pada struktur dan tampilan rumahnya.
"Namun sekarang nampak bagus sekali dan kokoh setelah mulai diperbaiki," tambahnya, penuh kebahagiaan. Perbaikan ini memberikan harapan baru bagi Iwan dan keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan sehat. Ini adalah bukti nyata dampak positif program TMMD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan.
Sumber: AntaraNews