Wali Kota Yogyakarta Dorong Rehabilitasi Rumah Layak Huni untuk Tumbuh Kembang Anak Optimal

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan pentingnya Rehabilitasi Rumah Layak Huni guna mendukung tumbuh kembang anak, menjadikan program bedah rumah prioritas utama bagi keluarga dengan anak usia sekolah atau produktif.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Yogyakarta Dorong Rehabilitasi Rumah Layak Huni untuk Tumbuh Kembang Anak Optimal
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan pentingnya Rehabilitasi Rumah Layak Huni guna mendukung tumbuh kembang anak, menjadikan program bedah rumah prioritas utama bagi keluarga dengan anak usia sekolah atau produktif. (AntaraNews)

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, pada Minggu (28/6) menegaskan bahwa rumah layak huni dengan lingkungan yang sehat dan aman adalah faktor krusial dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak-anak. Pernyataan ini disampaikan setelah meninjau langsung rumah-rumah yang akan direhabilitasi di Kelurahan Demangan, Kota Yogyakarta. Beliau menekankan bahwa kondisi tempat tinggal memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup dan masa depan generasi muda.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memprioritaskan program bedah rumah bagi keluarga yang masih memiliki anak usia sekolah maupun usia produktif. Inisiatif ini bertujuan memastikan bahwa anak-anak dapat tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang kondusif, sehat, serta aman. Fokus pada keluarga dengan anak merupakan strategi untuk investasi jangka panjang pada sumber daya manusia.

Dalam kunjungan tersebut, Hasto Wardoyo meninjau dua rumah di Demangan, Gondokusuman, yang akan menerima bantuan rehabilitasi. Kedua rumah tersebut, milik Supiyati dan Soeradi Suratidjo, masing-masing akan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp20 juta. Program Rehabilitasi Rumah Layak Huni ini diharapkan dapat segera memberikan dampak positif bagi penghuninya.

Prioritas Program Bedah Rumah untuk Anak

Wali Kota Hasto Wardoyo berulang kali menekankan pentingnya memprioritaskan program bedah rumah bagi keluarga yang masih dihuni anak-anak sekolah dan keluarga usia produktif. "Prioritas penghuninya banyak, masih ada anak yang sekolah," kata Wali Kota. Beliau menjelaskan bahwa keberadaan anak-anak dalam sebuah keluarga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan penerima bantuan.

Lingkungan tempat tinggal yang layak menjadi fondasi penting bagi perkembangan fisik dan mental anak. Rumah yang sehat dan aman akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, mengurangi risiko penyakit, serta mendukung interaksi sosial yang positif. Program Rehabilitasi Rumah Layak Huni ini secara tidak langsung juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Yogyakarta berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendukung potensi terbaik setiap anak. Investasi dalam perbaikan kondisi rumah bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga investasi sosial yang berdampak luas. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan kota yang inklusif dan berpihak pada kesejahteraan keluarga.

Detail Kondisi dan Bantuan Rehabilitasi

Saat meninjau rumah Supiyati, Wali Kota Hasto Wardoyo mengidentifikasi beberapa masalah struktural yang memerlukan perbaikan segera. "Di rumah Supiati, pihaknya melihat masih terdapat bagian atap belakang yang bocor, lantai yang belum layak, serta dinding yang belum selesai difinishing," ujarnya. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan dan kesehatan penghuni, terutama anak-anak.

Mengingat keterbatasan anggaran rehabilitasi sebesar Rp20 juta per rumah, Pemkot Yogyakarta bersama DPRD Yogyakarta berinisiatif mencari solusi tambahan. Inisiatif ini berupa bantuan pembiayaan pemasangan keramik lantai. Dengan demikian, dana bantuan utama dapat difokuskan secara optimal untuk memperbaiki bagian atap rumah yang bocor dan struktur vital lainnya.

"Kami membantu keramik lantainya, sehingga anggaran yang ada bisa difokuskan untuk memperbaiki bagian atas rumah," jelas Wali Kota. Beliau menambahkan bahwa panitia akan menghitung kebutuhan material seperti keramik, pasir, dan semen. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap rupiah bantuan dimanfaatkan secara efisien untuk mewujudkan Rehabilitasi Rumah Layak Huni yang komprehensif.

Ajakan Gotong Royong Wujudkan Rumah Sehat

Wali Kota Hasto Wardoyo tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses rehabilitasi. Beliau menyerukan semangat gotong royong, melibatkan panitia, pengurus kampung, RT, RW, takmir masjid, hingga warga sekitar. Partisipasi kolektif ini diharapkan dapat mempercepat dan memperlancar proses perbaikan.

"Semua bersama-sama bergotong royong sesuai kemampuan masing-masing," kata Wali Kota. Semangat kebersamaan ini mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia dalam membantu sesama. Kontribusi dari berbagai pihak, baik dalam bentuk tenaga maupun material, akan sangat berarti untuk mewujudkan rumah yang sehat dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, program Rehabilitasi Rumah Layak Huni ini diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. "Insya Allah rumah ini akan menjadi rumah yang sehat dan nyaman untuk ditinggali," pungkasnya. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan hunian yang lebih baik di Kota Yogyakarta.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi