Tim SAR Temukan Jasad Penumpang Kapal Terjatuh di Perairan Karimun
Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad penumpang kapal Karunia Jaya yang terjatuh di perairan Karimun setelah empat hari pencarian, mengakhiri operasi intensif.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang penumpang kapal cepat Karunia Jaya yang terjatuh di perairan Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Jasad korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah operasi pencarian intensif selama empat hari. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang telah berlangsung sejak Kamis dini hari.
Korban, Suwandi alias Ationg (42), ditemukan terapung di perairan belakang Pulau Merak atau berjarak sekitar 4,5 Nautical Mile (NM) dari lokasi kejadian kecelakaan. Jenazah korban segera dievakuasi menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun untuk proses lebih lanjut.
Insiden tragis ini bermula pada Kamis (5/3) sekitar pukul 00.15 WIB. Saat itu, kapal Karunia Jaya baru saja bertolak dari Pulau Parit. Cuaca gerimis menyelimuti perairan saat kejadian nahas tersebut terjadi.
Kronologi Jatuhnya Penumpang Kapal Karunia Jaya
Kejadian bermula ketika Suwandi alias Ationg sedang berada di dek atas kapal cepat Karunia Jaya bersama delapan rekannya. Kapal baru saja berangkat dari Pulau Parit dalam kondisi cuaca gerimis yang cukup mengganggu. Saat korban hendak masuk ke dalam kapal, ia terpeleset dan jatuh ke laut.
Insiden jatuhnya korban segera dilaporkan kepada Pos SAR Tanjung Balai Karimun. Lokasi kejadian kecelakaan berjarak sekitar 3,51 NM dari pos SAR tersebut. Laporan cepat ini memungkinkan tim SAR untuk segera memulai operasi pencarian.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang bekerja tanpa henti. Mereka menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian selama beberapa hari. Jasad korban akhirnya ditemukan pada operasi pencarian hari keempat, Minggu pagi.
Sinergi Tim SAR Gabungan dalam Proses Evakuasi
Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Nugraha Adhe Chandra, menyatakan keberhasilan pencarian korban. Penemuan ini merupakan hasil sinergi kuat dari berbagai pihak yang terlibat. Kerja sama tim sangat penting dalam menghadapi kondisi pencarian yang menantang.
Unsur SAR gabungan yang terlibat sangat beragam dan komprehensif. Mereka meliputi personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dan Pos SAR Tanjung Balai Karimun. Selain itu, Lanal Pulau Buru dan Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor Tanjung Balai Karimun (Polres TBK) juga turut serta aktif dalam operasi ini.
Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), serta agen kapal Karunia Jaya juga memberikan dukungan penuh. Bantuan signifikan juga datang dari nelayan setempat yang memiliki pengetahuan mendalam tentang perairan lokal. Sinergi ini memastikan setiap sudut area pencarian dapat dijangkau secara efektif.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dengan cepat menuju daratan. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati untuk menghormati korban dan keluarganya. RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun menjadi tujuan akhir untuk penanganan lebih lanjut.
Sumber: AntaraNews