Tak Sama tapi Satu Tujuan, Ini Bedanya Haji Furoda, Plus, dan Reguler
Ibadah haji adalah impian setiap Muslim. Namun, antrean haji reguler yang panjang membuat sebagian orang mencari alternatif lain.
Ibadah haji adalah impian setiap Muslim. Namun, antrean haji reguler yang panjang membuat sebagian orang mencari alternatif lain.
Haji furoda menjadi opsi menarik bagi umat Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji tanpa antre. Selain furoda, ada juga haji plus.
Lantas, apa itu haji furoda, haji plus, dan haji reguler serta berapa biayanya?
Haji Furoda
Haji furoda adalah program haji yang menggunakan visa undangan khusus dari pemerintah Arab Saudi. Dengan visa ini, calon jemaah bisa berangkat tanpa harus mengantre kuota nasional. Karena tidak terikat kuota, biaya haji furoda cenderung lebih mahal.
Dikutip dari situs haji furoda, biaya yang ditawarkan untuk umat Muslim yang ingin berhaji lewat jalur furoda sekitar Rp300 jutaan dengan waktu haji 20-23 hari. Ada juga yang menyebutkan biaya haji furoda bisa mencapai lebih dari Rp500 jutaan.
Fasilitas yang didapatkan jemaah haji jalur furoda adalah hotel bintang 5, maktab haji furoda by system, hotel transit di Mina upgrade dekat ke Jamarat, tenda AC di Arafah, pesawat Saudi Airlines direct Jeddah, kereta cepat Makkah-Madinah dan ziarah ke kota-kota suci.
Meski begitu, keberangkatan haji furoda tidak sepenuhnya terjamin karena bergantung pada visa undangan dari pemerintah Arab Saudi dan kredibilitas Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang dipilih. Ada risiko visa ditolak atau keberangkatan dibatalkan.
Pendaftaran haji furoda melalui agen travel yang terpercaya dan memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.
Haji Reguler
Haji reguler merupakan program haji yang diselenggarakan langsung oleh pemerintah melalui Kementerian Agama.
Biaya haji reguler lebih terjangkau, sekitar Rp50–60 juta dengan waktu haji selama 40 hari. Waktu tunggu haji reguler sangat lama, bisa mencapai belasan hingga puluhan tahun tergantung provinsi.
Fasilitas yang didapatkan haji reguler standar sesuai pengaturan pemerintah. Misalnya, tempat penginapan sangat jauh dari Masjidil Haram. Meski begitu, haji reguler mendapatkan jaminan keberangkatan.
Haji Plus
Sama seperti haji reguler, haji plus merupakan program resmi pemerintah Indonesia. Haji plus dikelola oleh Kemenag dan menggunakan kuota haji yang dialokasikan pemerintah Arab Saudi.
Waktu tunggu haji plus lebih singkat. Sekitar 5-7 tahun, tergantung kuota dan wilayah. Namun, biaya yang dikeluarkan jemaah haji cukup tinggi. Sekitar Rp150–300 juta.
Fasilitas yang diterima jemaah haji plus lebih nyaman. Misalnya, hotel dekat dari Masjidil Haram. Makanan dan transportasi juga lebih nyaman. Durasi ibadah haji plus lebih singkat, biasanya sekitar 25–27 hari.
Meski berbeda, haji furoda, haji plus, dan haji reguler memiliki tujuan yang sama. Yakni menunaikan rukun Islam kelima: beribadah haji ke Tanah Suci.