Tahukah Anda? Kalsel Peringkat 1 Kemerdekaan Pers Nasional, Kemenko Polkam Pastikan Peran Pers dalam Astacita Presiden Prabowo
Kemenko Polkam menegaskan bahwa bidang pers merupakan bagian integral dari Program Astacita Presiden Prabowo, dengan komitmen kuat terhadap Kemerdekaan Pers yang bertanggung jawab dan edukatif.
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) baru-baru ini menegaskan peran krusial pers dalam visi pemerintahan. Bidang pers secara resmi merupakan bagian tak terpisahkan dari Program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang sedang berjalan. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah forum penting di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Marsekal Pertama TNI Arifien Sjahrir, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kominfo Kemenko Polkam RI, menjelaskan hal tersebut. Ia hadir dalam kegiatan forum koordinasi dan sinkronisasi peningkatan indeks kemerdekaan pers nasional. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen pemerintah terhadap kebebasan pers.
Menurut Arifien, Astacita Satu telah menyinkronkan kegiatan pers dengan peningkatan ideologi Pancasila, demokrasi, serta hukum dan HAM. Program ini diturunkan menjadi prioritas, termasuk penguatan pers di berbagai media. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memandang pers sebagai pilar penting dalam pembangunan bangsa.
Pers sebagai Pilar Utama dalam Astacita Presiden Prabowo
Kemenko Polkam secara eksplisit menyatakan bahwa pers adalah kegiatan yang telah dicanangkan pemerintah. Dari delapan misi utama, pers sudah masuk program sejak Astacita Satu mulai digulirkan. Ini menunjukkan bahwa peran media massa diakui sebagai elemen vital dalam menjalankan agenda nasional.
Marsekal Pertama TNI Arifien Sjahrir menekankan bahwa kegiatan pers telah disinkronkan. Sinkronisasi ini meliputi peningkatan ideologi Pancasila, demokrasi, serta hukum dan HAM. Penguatan ini bertujuan untuk memastikan pers dapat berkontribusi positif pada stabilitas negara.
Program pers yang dikerjakan Kemenko Polkam berfokus pada penguatan di berbagai media. Pelaksanaannya memperhatikan prinsip-prinsip yang bertanggung jawab, jujur, edukatif, dan sehat. Hal ini penting untuk menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat luas.
Komitmen Kemenko Polkam dalam Penguatan Kemerdekaan Pers Nasional
Kegiatan pers yang dicanangkan pemerintah tidak hanya terpusat di ibu kota. Program ini dilaksanakan secara nasional, menjangkau berbagai daerah di seluruh Indonesia. Komitmen ini terlihat dari berbagai inisiatif yang dilakukan di tingkat lokal.
Sebagai wujud komitmen, Kemenko Polkam melaksanakan program pers di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kegiatan ini berupa forum koordinasi dan sinkronisasi peningkatan indeks kemerdekaan pers nasional. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong lingkungan media yang lebih baik.
Arifien juga mengapresiasi kondisi demokrasi di Provinsi Kalsel. Provinsi ini mampu menempati peringkat pertama kemerdekaan pers se-Indonesia dengan skor 80,91 poin. Pencapaian ini menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam menjaga kebebasan media.
"Kegiatan ini berperan untuk mendukung kestabilan dan keamanan politik baik lokal maupun secara nasional," ujar Arifien. Pernyataan ini menegaskan bahwa kemerdekaan pers yang kuat berkorelasi dengan stabilitas politik. Oleh karena itu, penguatan pers menjadi bagian integral dari upaya menjaga keamanan negara.
Sumber: AntaraNews