Sumbar Raih 32 Ribu Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK, Perkuat Daya Saing
Sumatera Barat siap mendongkrak daya saing UMK dengan 32 ribu Sertifikasi Halal Gratis dari BPJPH pada 2026. Simak bagaimana program ini akan menguatkan ekosistem halal di Ranah Minang.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengumumkan kabar gembira bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di wilayahnya. Provinsi Sumbar akan menerima alokasi 32 ribu sertifikasi halal gratis dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada tahun 2026. Program ini diharapkan mampu memperkuat daya saing produk UMK di pasar nasional dan global.
Pengumuman penting ini disampaikan Gubernur Mahyeldi di Kota Padang pada Sabtu, 17 Januari 2026, sebagai bagian dari komitmen pemerintah. Sertifikasi halal gratis tersebut merupakan inisiatif BPJPH melalui program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI). Tujuan utamanya adalah memajukan sentra UMKM di seluruh tanah air secara berkelanjutan.
Kesempatan emas ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan pelaku usaha. Percepatan proses sertifikasi halal menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem halal yang kuat di Ranah Minang. Sinergi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai target ambisius ini demi kemajuan ekonomi daerah.
Percepatan Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK Sumbar
Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi kuat dari berbagai pihak dalam percepatan sertifikasi halal. Seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga pendamping halal, diharapkan berperan aktif dan responsif. Perbankan syariah dan pelaku usaha juga memiliki peran krusial dalam mendukung kelancaran proses ini. Optimalisasi sertifikasi halal akan memastikan kuota yang tersedia termanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran.
Pemerintah Provinsi Sumbar terus mendorong agar seluruh proses ini dapat berjalan cepat, tertib, dan efisien. Tujuannya adalah memberikan manfaat nyata serta dampak positif langsung bagi para pelaku usaha kecil dan mikro. Dengan kerja sama yang solid dan terkoordinasi, Sumatera Barat optimis menjadi daerah yang kuat dalam ekosistem halal. Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi syariah di masa depan.
Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dari BPJPH merupakan angin segar yang sangat dinantikan bagi UMK lokal. Inisiatif ini membuka pintu lebar bagi produk-produk lokal untuk bersaing lebih luas di pasar yang semakin kompetitif. Sertifikasi halal bukan hanya sekadar label, tetapi juga merupakan jaminan kualitas dan kepercayaan konsumen yang tak ternilai. Ini secara signifikan akan meningkatkan nilai jual serta daya saing produk UMK di berbagai segmen pasar.
Minang Halal Fest 2026: Penguatan Ekonomi Syariah Regional
Salah satu upaya konkret dan strategis untuk menguatkan ekosistem ekonomi syariah di Ranah Minang adalah Minang Halal Fest 2026. Acara bergengsi ini diselenggarakan di kawasan ikonik Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Festival berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 18 Januari 2026, menjadi platform penting untuk berbagai kegiatan.
Minang Halal Fest 2026 berfungsi sebagai sarana komprehensif untuk promosi, literasi, dan edukasi gaya hidup halal. Acara ini secara aktif melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, akademisi, dan dunia usaha. Komunitas serta masyarakat umum juga turut serta dalam kegiatan ini, menciptakan kolaborasi yang kuat. Harapannya adalah mendorong penguatan UMK halal dan ekonomi umat secara menyeluruh.
Bank Indonesia, melalui Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah, Rifki Ismal, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Lembaga keuangan ini mendukung penguatan peran Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi sebagai pusat kegiatan ekonomi dan keuangan syariah. Minang Halal Fest diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang efektif bagi semua pemangku kepentingan.
Rifki Ismal menambahkan bahwa festival ini memiliki signifikansi besar tidak hanya bagi masyarakat Sumatera Barat, tetapi juga secara nasional. Penguatan ekonomi syariah melalui kegiatan semacam ini sangat vital untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan sektor halal di Indonesia. Upaya ini akan memberikan dampak positif yang luas dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews