Sosok Gus Alam Bukan Sembarangan, Duka Mendalam Selimuti Keluarga Besar PKB
Gus Alam meninggal dunia pada Selasa, 6 Mei 2025, pukul 05.45 WIB di RS Budi Rahayu Pekalongan.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah berduka atas meninggalnya Gus Alam, seorang tokoh penting dalam perjuangan partai dan Nahdlatul Ulama (NU). Gus Alam meninggal dunia pada Selasa, 6 Mei 2025, pukul 05.45 WIB di RS Budi Rahayu Pekalongan.
Dia menjadi korban kecelakaan maut yang terjadi di KM 315+900 Tol Pemalang-Batang pada Jumat, 2 Mei 2025, sekitar pukul 02.45 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan mobil minibus yang ditumpangi Gus Alam dan sebuah truk, mengakibatkan dua asisten Gus Alam meninggal di tempat kejadian. Kecelakaan terjadi saat mobil yang ditumpangi Gus Alam berusaha mendahului kendaraan lain di ruas Tol Pemalang-Batang.
Akibatnya, mobil menabrak sebuah truk yang melaju searah. Gus Alam mengalami luka serius, termasuk cedera kepala sedang, fraktur pergelangan tangan kanan, fraktur jari manis tangan kanan, dan sobek pelipis kiri.
Pengemudi mobil juga mengalami luka berat dan dirawat di RS Al-Ikhlas Pemalang. Polisi menduga kecelakaan disebabkan jarak terlalu dekat saat mobil berusaha mendahului kendaraan lain.
Sosok Gus Alam
Gus Alam yang bernama lengkap Alamudin Dimyati Rois merupakan anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Dia duduk di kursi senayan sejak 2009. Artinya, Gus Alam sudah menjadi anggota DPR selama empat periode.
Selain kiprahnya di dunia politik, Gus Alam juga dikenal sebagai ulama kharismatik dan pengasuh Pesantren Al-Fadlu Kendal. Dia merupakan putra dari KH Dimyati Rois, seorang ulama berpengaruh di Jawa Tengah.
Lahir di Kendal pada 26 Desember 1980, Gus Alam dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dia menempuh pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Diponegoro.
Sebelum menjadi anggota DPR RI, Gus Alam aktif di PKB dan menjabat sebagai Wakil Ketua Garda Bangsa Jawa Tengah. Pengalaman dan dedikasinya membawanya terpilih menjadi anggota DPR RI mewakili daerah pemilihan Kendal.
Di DPR, dia bertugas di Komisi VIII yang membidangi urusan keagamaan, perempuan, dan bencana alam. Sementara di PKB, dia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Syuro PKB Jawa Tengah.
Dimakamkan di Kendal
Jenazah Gus Alam dimakamkan di Kaliwungu, Kabupaten Kendal, pada Selasa, 6 Mei 2025. Pemakaman tersebut dihadiri oleh keluarga, rekan, dan masyarakat luas yang merasa kehilangan atas kepergiannya. Suasana duka cita menyelimuti prosesi pemakaman tersebut.
Banyak ucapan belasungkawa dan penghormatan disampaikan untuk mengenang jasa dan kontribusi Gus Alam selama hidupnya. Banyak tokoh politik, ulama, dan masyarakat menyampaikan rasa duka cita yang mendalam melalui media sosial dan berbagai pernyataan resmi.
Mereka mengenang Gus Alam sebagai sosok yang baik, ramah, dan berdedikasi tinggi. Kepergiannya meninggalkan kesan mendalam bagi banyak orang.