Sean Gelael Hadapi 'Perang Bintang' di GTWCE 2026, Siap Bersaing dengan Tim Elit
Pembalap Indonesia Sean Gelael siap hadapi persaingan sengit di kelas Pro GT World Challenge Europe (GTWCE) 2026, bertekad ukir sejarah bersama tim AF Corse Ferrari.
Pembalap kebanggaan Indonesia, Sean Gelael, bersiap menghadapi musim balap ketahanan yang penuh tantangan di kelas Pro GT World Challenge Europe (GTWCE) 2026. Kompetisi ini dikenal sebagai kasta tertinggi dan paling bergengsi dalam ajang balap ketahanan, menjanjikan "perang bintang" antar pembalap dan tim elit. Sean Gelael akan turun bersama tim AF Corse Ferrari, mengendarai mobil nomor 50, dan berbagi kemudi dengan Arthur Leclerc serta Lilou Wadoux.
Komposisi tim ini menarik perhatian, mengingat dua dari tiga pembalapnya, yakni Sean Gelael dan Lilou Wadoux, berstatus debutan di kelas Pro. Sementara itu, Arthur Leclerc menjadi satu-satunya yang telah memiliki pengalaman di kategori tersebut, membawa bekal berharga bagi tim. Musim 2026 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir, dengan banyak tim dan pembalap top yang siap bersaing.
Balapan pembuka GTWCE 2026 akan berlangsung selama enam jam di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, pada Sabtu (11/4) mulai pukul 23.00 WIB. Para penggemar balap dapat menyaksikan langsung aksi Sean Gelael dan timnya melalui kanal YouTube GT World. Sean Gelael menyadari bahwa tahun ini tidak akan mudah, namun ia optimis dengan dukungan tim dan rekan-rekan barunya.
Tantangan Debut Sean Gelael di Kelas Pro
Sean Gelael akan memulai petualangan barunya di kelas Pro GTWCE 2026 dengan semangat tinggi, meskipun berstatus debutan. Ia akan berduet dengan Arthur Leclerc, adik dari pembalap F1 Charles Leclerc, dan Lilou Wadoux, pembalap wanita berbakat. Kombinasi ini diharapkan mampu memberikan kejutan di tengah persaingan yang sangat ketat.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sean Gelael mengungkapkan kesadarannya akan beratnya tantangan yang akan dihadapi. "Saya sadar tahun ini tak akan mudah. Namun saya memiliki tim dan dua teman baru yang bagus. Kami akan saling melengkapi untuk meraih hasil maksimal di setiap lomba," kata Sean Gelael. Pernyataan ini menunjukkan tekad kuatnya untuk beradaptasi dan berprestasi.
Tim AF Corse Ferrari sendiri bukanlah tim sembarangan dalam dunia balap ketahanan. Mereka merupakan juara umum GTWCE Endurance Cup 2024, sebuah pencapaian yang menegaskan kapabilitas dan kekuatan tim. Dengan mobil nomor 51 yang saat itu diperkuat Alessio Rovera, yang juga masih menjadi bagian dari tim pada musim 2026, Ferrari tetap diperhitungkan sebagai penantang serius dalam perebutan gelar juara.
Dominasi BMW dan Ancaman Mercedes-AMG
Meskipun Ferrari menunjukkan performa kuat, dominasi dalam beberapa musim terakhir GTWCE masih dipegang oleh pabrikan asal Jerman, BMW. BMW telah menguasai tiga dari lima musim terakhir, baik di Endurance Cup maupun Sprint Cup, menunjukkan konsistensi performa mereka. Catatan impresif ini menjadi tolok ukur bagi para pesaing lainnya.
BMW juga memiliki rekam jejak yang sangat baik di Sirkuit Paul Ricard, Prancis, lokasi seri pembuka musim ini. Mereka berhasil meraih kemenangan pada edisi 2024 dan 2025 di sirkuit tersebut, menjadikannya favorit kuat untuk balapan pembuka. Pada musim 2026, BMW menurunkan tiga mobil di kelas Pro melalui Team WRT (nomor 32 dan 46) serta Rowe Racing (nomor 98), mempertegas ambisi mereka untuk mempertahankan dominasi.
Persaingan tidak hanya datang dari BMW, tetapi juga dari Mercedes-AMG yang menjadi ancaman serius. Tim ini pernah mematahkan dominasi BMW dengan meraih gelar juara umum pada 2022 dan 2023, membuktikan kapabilitas mereka untuk bersaing di puncak. Menariknya, salah satu tim Mercedes di kelas Pro musim ini merupakan milik juara dunia Formula 1 empat kali, Max Verstappen, yang menurunkan mobil nomor 3 dengan nama Verstappen Racing.
Ambisi Porsche dan Kompetitor Lainnya
Selain BMW dan Mercedes-AMG, pabrikan lain seperti Porsche, Audi, Aston Martin, dan McLaren juga membawa ambisi besar di GTWCE 2026. Porsche, khususnya, tengah dalam tren positif setelah mendominasi kelas LMGT3 di FIA World Endurance Championship dalam dua musim terakhir. Hal ini menempatkan Porsche sebagai kandidat kuat untuk menjadi penantang serius di GTWCE.
Setiap pabrikan telah mempersiapkan diri dengan matang, menghadirkan inovasi dan strategi terbaik untuk menghadapi musim ini. Dengan komposisi tim dan pembalap yang merata, serta dukungan teknologi canggih, persaingan di setiap seri balapan dipastikan akan sangat ketat dan mendebarkan. Para penggemar balap dapat menantikan aksi-aksi heroik dan strategi balap yang cerdas dari para tim dan pembalap.
Musim GTWCE 2026 diprediksi akan menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir, dengan potensi kejutan di setiap balapan. Kehadiran Sean Gelael sebagai pembalap Indonesia di kancah balap internasional ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Semua mata akan tertuju pada Sirkuit Paul Ricard untuk menyaksikan dimulainya "perang bintang" ini.
Sumber: AntaraNews